Kisi-Kisi UTN 2 dan 4 Mapel Bahasa Indonesia Tahun 2018

Berikut merupakan Indikator UTN Mapel Bahasa Indonesia. Indikator ini bisa dimamfaatkan untuk mempersiapkan diri dalam mengahdapi UTN 2 dan 4 Tahun 2018. Bagi guru Bahasa Indonesia, silakan pelajari Kisi-Kisi UTN 2 dan 4 Mapel Bahasa Indonesia berikut.

Kisi-Kisi UTN 2 dan 4 Mapel Bahasa Indonesia Tahun 2018

  1. Menemukenali skema kognitif awal peserta didik dalam pembelajaran Bahasa Indonesia
  2. Menganalisis kesulitan belajar yang dialami oleh peserta didik berdasarkan gaya belajar
  3. Menganalisis berbagai pendekatan, metode, dan teknik pembelajaran yang mendidik dalam pembelajaran Bahasa Indonesia
  4. Menerapkan berbagai pendekatan, strategi, metode, dan teknik pembelajaran yag mendidik dalam pembelajaran Bahasa Indonesia
  5. Mengidentifikasi prinsip-prinsip pengembangan kurikulum
  6. Merumuskan tujuan pembelajaran Bahasa Indonesia
  7. Mengidentifikasi pengalaman belajar peserta didik dengan materi yang yang sesuai untuk mencapai tujuan pembelajaran Bahasa Indonesia
  8. Menerapkan materi pembelajaran Bahasa Indonesia yang terkait dengan pengalaman belajar dan tujuan pembelajaran
  9. Mengorganisasi materi pembelajaran Bahasa Indonesia sesuai dengan pendekatan yang dipilih dan karakteristik peserta didik
  10. Merumuskan indikator dan instrumen penilaian
  11. Menjelaskan prinsip-prinsip perancangan pembelajaran bahasa Indonesia yang mendidik
  12. Mengembangkan komponen-komponen rancangan pembelajaran
  13. Menyusun rancangan pembelajaran Bahasa Indonesia yang lengkap, baik untuk kegiatan di dalam kelas dan di luar kelas
  14. Menerapkan pembelajaran Bahasa Indonesia di dalam kelas dan di luar kelas
  15. Memanfaatkan media pembelajaran dan sumber belajar yang relevan dengan karakteristik peserta didik dan mata pelajaran Bahasa Indonesia untuk mencapai tujuan pembelajaran secara utuh
  16. Menerapkan berbagai kegiatan pembelajaran Bahasa Indonesia untuk mendorong peserta didik mencapai prestasi secara optimal
  17. Menerapkan komunikasi secara efektif, empatik, dan santun dengan peserta didik dalam pembelajaran Bahasa Indonesia
  18. Menjelaskan prinsip-prinsip penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar sesuai dengan karakteristik mata pelajaran Bahasa Indonesia
  19. Menganalisis aspek-aspek proses dan hasil belajar yang penting untuk dinilai dan dievaluasi sesuai dengan karakteristik mata pelajaran Bahasa Indonesia
  20. Menerapkan prosedur penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar Bahasa Indonesia
  21. Mengembangkan instrumen penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar Bahasa Indonesia
  22. Membuat laporan/rapor hasil penilaian proses dan hasil belajar  Bahasa Indonesia secara berkesinambungan dengan mengunakan berbagai instrumen
  23. Mengevaluasi proses dan hasil belajar Bahasa Indonesia
  24. Menerapkan data hasil belajar peserta didik untuk menentukan KKM Bahasa Indonesia
  25. Memanfaatkan data hasil belajar peserta didik untuk merancang program remedial dan pengayaan
  26. Melakukan refleksi terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia yang telah dilaksanakan
  27. Memanfaatkan hasil refleksi untuk perbaikan dan pengembangan pembelajaran Bahasa Indonesia
  28. Menerapkan PTK untuk meningkatkan kualitas dalam pembelajaran Bahasa Indonesia
  29. Mengidentifikasi teori linguistik strutural yang terkait dengan pengembangan materi kelas kata bahasa Indonesia  dengan tepat.
  30. Mengidentifikasi teori linguistik deskriptif  yang terkait dengan pengembangan materi kelas kata bahasa Indonesia  dengan tepat.
  31. Mengidentifikasi materi pembelajaran fonologi bahasa Indonesia berdasarkan aliran struktural dengan tepat.
  32. Mengidentifikasi  materi pembelajaran sintaksis bahasa Indonesia berdasarkan aliran fungsional dengan tepat.
  33. Mengidentifikasi materi pembelajaran sintaksis bahasa Indonesia berdasarkan aliran struktural dengan tepat.
  34. Mengidentifikasi materi pembelajaran morfologi bahasa Indonesia berdasarkan aliran struktural dengan tepat.
  35. Mengidentifikasi materi pembelajaran morfologi bahasa Indonesia berdasarkan aliran fungsional dengan tepat.
  36. Mengidentifikasi materi pembelajaran morfologi bahasa Indonesia berdasarkan aliran deskriptif dengan tepat.
  37. Mengidentifikasi materi pembelajaran fonologi bahasa Indonesia berdasarkan aliran deskriptif dengan tepat.
  38. Mengidentifikasi materi pembelajaran kelas kata bahasa Indonesia berdasarkan aliran fungsional dengan tepat.
  39. Mengidentifikasi konsep hakikat bahasa.
  40. Mengidentifikasi konsep pemerolehan bahasa fonologi.
  41. Mengidentifikasi konsep pemerolehan bahasa morfologi.
  42. Mengidentifikasi konsep pemerolehan bahasa sintaksis.
  43. Mengidentifikasi konsep pemerolehan bahasa semantik
  44. Mengidentifikasi konsep pemerolehan bahasa pragmatik.
  45. Membedakan pemerolehan dan pembelajaran bahasa
  46. Menentukan tahapan pemerolehan bahasa anak
  47. Mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi pemerolehan bahasa
  48. Mengidentifikasi kedudukan bahasa  Indonesia dengan tepat.
  49. Mengidentifikasi fungsi bahasa Indonesia sebagai alat pemersatu.
  50. Mengidentifikasi jenis ragam tingkat keformalan (beku/ frozen style)
  51. Mengidentifikasi jenis ragam tingkat keformalan (formal)
  52. Mengidentifikasi jenis ragam tingkat keformalan (informal)
  53. Mengidentifikasi nentukan jenis ragam tingkat keformalan (akrab)
  54. Mengaplikasikan kaidah ejaan dan tanda baca sebagai rujukan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
  55. Mengaplikasikan kaidah morfologi sebagai rujukan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar (menulis)
  56. Mengaplikasikan kaidah sintaksis sebagai rujukan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar (membaca).
  57. Mengaplikasikan kaidah sintaksis sebagai rujukan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar (menulis).
  58. Mengaplikasikan kaidah semantik sebagai rujukan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar (membaca).
  59. Mengaplikasikan kaidah semantik sebagai rujukan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar (menulis).
  60. Mengaplikasikan kaidah pragmatik sebagai rujukan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar (berbicara).
  61. Mengaplikasikan kaidah pragmatik sebagai rujukan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar (menulis).
  62. Mengaplikasikan kaidah morfologi sebagai rujukan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar (menulis).
  63. Mengaplikasikan kaidah sintaksis sebagai rujukan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar (berbicara).
  64. Mengidentifikasi teori struktural berdasarkan cuplikan naskah cerpen yang disajikan.
  65. Mengidentifikasi pantun yang tepat berdasarkan ciri-cirinya
  66. Mengidentifikasi syair yang tepat berdasarkan ciri-cirinya
  67. Mengidentifikasi gurindam yang tepat berdasarkan ciri-cirinya
  68. Mengidentifikasi genre (prosa) yang tepat.
  69. Mengidentifikasi genre (puisi) yang tepat.
  70. Mengidentifikasi genre (drama) yang tepat.
  71. Mengapresiasi puisi Indonesia (puisi lama: pantun)
  72. Mengapresiasi puisi Indonesia (puisi lama: gurindam)
  73. Mengapresiasi puisi Indonesia (puisi baru:Soneta)
  74. Mengapresiasi prosa Indonesia (Prosa lirik: Kaba Minangkabau).
  75. Mengapresiasi prosa Indonesia (prosa lama: hikayat)
  76. Mengapresiasi prosa Indonesia (prosa lama: dongeng)
  77. Mengapresiasi prosa Indonesia  (prosa baru: novel)
  78. Mengapresiasi prosa Indonesia  (prosa baru: cerpen)
  79. Mengapresiasi teks drama Indonesia
  80. Mengelola situasi dan kondisi yang berkembang di dalam kelas
  81. Memanfaatkan TIK dalam pembelajaran Bahasa Indonesia
  82. Mengidentifikasi materi pembelajaran sintaksis bahasa Indonesia berdasarkan aliran deskriptif dengan tepat.
  83. Mengidentifikasi konsep pemerolehan bahasa fonologi.
  84. Mengidentifikasi konsep pemerolehan bahasa sintaksis.
  85. Mengidentifikasi konsep pemerolehan bahasa semantik
  86. Mengidentifikasi konsep pemerolehan bahasa pragmatik.
  87. Membedakan pemerolehan dan pembelajaran bahasa
  88. Menentukan tahapan pemerolehan bahasa anak
  89. Mengaplikasikan kaidah morfologi sebagai rujukan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar (membaca).
Kisi-Kisi UTN 2 dan 4 Mapel Bahasa Indonesia Tahun 2018 selengkapnya bisa di download melalui link di bawah ini.

KISI-KISI
KISI-KISI UTN 2 DAN 4 MAPEL BAHASA INDONESIA TAHUN 2018
Jenis
Kisi-Kisi
Jenis File
Excell
Tahun
2018
Penulis
-

Pengumuman Peserta Lolos Abstrak Sendimat 2018

Berdasarkan hasil seleksi oleh tim reviewer terhadap abstrak yang masuk melalui email panitia SeNdiMat VI (sendimat@p4tkmatematika.org), maka P4TK Matematika mengumumkan daftar abstrak yang lolos seleksi (terlampir).

Pengumuman Peserta Lolos Abstrak Sendimat 2018


Bagi guru yang abstraknya dinyatakan lolos diharuskan mengirimkan makalah (full paper) sesuai judul yang terpilih. Pengiriman makalah paling lambat diterima panitia melalu email sendimat@p4tkmatematika.org pada tanggal 20 September 2018 jam 23.59 WIB, dengan ketentuan sebagai berikut:

  1. Sistematika makalah lengkap harus mengikuti template dari PPPPTK Matematika (template terlampir) 
  2. Tata cara penulisan makalah harus memenuhi kaidah penulisan karya ilmiah Makalah dikirimkan dalam bentuk file Microsoft Word (lebih disukai MS. Word versi 2010), file selain MS Word akan ditolak. 
  3. Makalah yang dikirim belum pernah dipublikasikan di media apapun Penamaan file makalah menggunakan format: Nama Peserta_Judul Makalah_Nama Instansi (Contoh: Putri Damayanti_Penerapan Metode STAID Pada Pembelajaran Matematika_ SMPN 99 Kota Yogyakarta) 
  4.  Makalah lengkap yang diterima setelah tanggal batas waktu pengiriman tidak akan diikutkan dalam seleksi makalah lengkap. Peserta pemakalah pada SeNdiMat VI adalah peserta yang dinyatakan lolos seleksi makalah lengkap.
Berikut merupakan daftar abstrak yang lolos dalam Sendimat 2018


Untuk panduan naskah, bisa di download melalui link berikut!
PANDUAN
TEMPLATE MAKALAH SENDIMAT 2018
Jenis
Panduan
Jenis File
PDF
Tahun
2018
Penulis
P4TK Matematika

Kisi-Kisi UTN Ulang 2 dan 4 Guru TK Tahun 2018

Setelah sebelumnya saya share Kisi-Kisi UTN Ulang 2 dan 4 Guur SD Tahun 2018, kali ini saya akan share Kisi-Kisi UTN Ulang 2 dan 4 Guru TK Tahun 2018. Kisi-Kisi ini bisa dijadikan pedoman dalam mempersiapkan diri menghadapi UTN Ulang 2 dan 4 Tahun 2018.

Kisi-Kisi UTN Ulang 2 dan 4 Guru TK Tahun 2018


Indikator Soal dalam Kisi-Kisi UTN Ulang 2 dan 4 Guru TK Tahun 2018 adalah sebagai berikut.

  1. Dengan ilustrasi kasus, peserta dapat  mendeteksi karakteristik peserta didik usia TK/PAUD yang berkaitan dengan aspek fisik, intelektual, sosial-emosional,moral, dan latar belakang sosial-budaya
  2. Melalui ilustrasi kasus, peserta dapat menafsirkan contoh kesulitan peserta ddik usia TK/PAUD dalam  berbagai aspek perkembangan.
  3. Melalui pemberian ilustrasi contoh kegiatan, peserta dapat memadukan penerapan teori belajar dan prinsip belajar melalui bermain dalam berbagai bidang pengembangan di TK/PAUD.
  4. Dengan gambaran contoh pembelajaran, peserta dapat menggambarkan penerapan pendekatan pembelajaran berpusat pada anak melalui metode bermain seraya belajar yang bersifat holistik dan bermakna dalam berbagai bidang pengembangan di TK/RA.
  5. Melalui ilustrasi praktik kurikulum TK/PAUD, peserta dapat menelaah prinsip-prinsip pengembangan kurikulum anak usia dini.
  6. Dengan menggunakan ilustrasi kasus, peserta dapat memadukan kegiatan bermain seraya belajar yang sesuai usia perkembangan anak untuk mencapai tujuan pengembangan.
  7. Memilih materi kegiatan bermain sambil belajar yang sesuai untuk mencapai tujuan pengembangan.
  8. Dengan menggunakan ilustrasi proses pembelajaran, peserta dapat menggambarkan contoh perencanaan kegiatan bermain yang mendidik dalam berbagai kegiatan pengembangan di TK/PAUD.
  9. Melalui pemberian contoh penilaian, peserta dapat memilih jenis instrumen dan teknik penilaian dalam  kegiatan pengembangan di TK/PAUD.
  10. Dengan menggunakan ilustrasi kegiatan pembelajaran, peserta dapat menelaah prinsip- prinsip perancangan kegiatan pengembangan yang mendidik dan menyenangkan.
  11. Dengan menggunakan ilustrasi kegiatan pembelajaran, peserta dapat menetapkan komponen-komponen perancangan kegiatan pengembangan yang mendidik dan menyenangkan.
  12. Dengan ilustrasi penyelenggaraan kegiatan bermain, peserta dapat memberi contoh kegiatan bermain yang bersifat holistik, otentik, dan bermakna.
  13. Melalui ilustrasi kasus, peserta dapat menunjukkan contoh suasana bermain yang menyenangkan, inklusif, dan demokratis.
  14. Melalui ilustrasi penyelenggaraan kegiatan bermain, peserta dapat mengkategori pemanfaatan media dan sumber belajar yang sesuai dengan pendekatan bermain sambil belajar.
  15. Melalui ilustrasi penyelenggaraan kegiatan bermain, peserta merencanakan penerapan tahapan bermain dalam pengembangan di TK/PAUD
  16. Melalui ilustrasi penyelenggaraan pengembangan di TK/PAUD, peserta dapat memberikan contoh pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi untuk meningkatkan kualitas kegiatan pengembangan yang mendidik.
  17. Dengan ilustrasi contoh, peserta dapat merumuskan kegiatan bermain sambil belajar untuk optimalisasi perkembangan anak dan  kreativitasnya.
  18. Melalui ilustrasi contoh kegiatan, peserta dapat membedakan strategi komunikasi efektif empatik  dan santun,  baik secara  lisan maupun tulisan kepada anak didik.
  19. Melalui ilustrasi contoh kegiatan, peserta dapat menemukan contoh komunikasi efektif empatik  dan santun,  baik secara  lisan maupun tulisan kepada anak didik.
  20. Melalui ilustrasi kegiatan penilaian, peserta dapat menunjukkan prinsip penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar sesuai dengan karakteristik anak usia dini.
  21. Melalui contoh kegiatan penilaian di TK/PAUD peserta dapat memilih aspek-aspek proses dan hasil belajar yang penting untuk dinilai dan dievaluasi sesuai dengan  karakteristik anak usia dini.
  22. Dengan ilustrasi kasus, peserta dapat mengatur urutan prosedur penilaian dan evaluasi  proses dan hasil belajar.
  23. Peserta dapat memperbaharui proses penyusunan rancangan instrumen penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar.
  24. Dengan ilustrasi kasus, peserta dapat mengoreksi hasil penilaian proses dan hasil belajar untuk peningkatan kemampuan anak.
  25. Menilai contoh evaluasi proses dan hasil belajar.
  26. Melalui ilustrasi kasus, peserta dapat memperjelas penggunaan hasil penilaian dan evaluasi untuk menentukan ketuntasan belajar anak.
  27. Melalui ilustrasi kasus, peserta dapat merumuskan hasil penilaian dan evaluasi untuk merancang program remedial dan pengayaan.
  28. Melalui ilustrasi kasus, peserta dapat mengorganisasikan informasi hasil penilaian dan evaluasi pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.
  29. Menggunakan hasil refleksi pembelajaran yang telah dilaksanakan untuk perbaikan dan pengembangan  TK/PAUD/RA.
  30. Dengan diberikan kasus, peserta dapat mengurutkan langkah penelitian tindakan kelas untuk meningkatkan kualitas pembelajaran TK/PAUD/RA.
  31. Dengan ilustrasi kegiatan yang dilakukan anak usia dini, peserta dapat menelaah konsep dasar matematika dalam bidang pengembangan anak TK/PAUD.
  32. Merumuskan kegiatan matematika permulaan, dalam bidang pengembangan anak TK/PAUD.
  33. Dengan ilustrasi kegiatan yang dilakukan anak usia dini, peserta dapat menelaah konsep dasar sains dalam bidang pengembangan anak TK/PAUD.
  34. Memberikan contoh kegiatan sains  permulaan, dalam bidang pengembangan anak TK/PAUD.
  35. Dengan ilustrasi kegiatan yang dilakukan anak usia dini, peserta dapat menelaah konsep dasar bahasa dalam bidang pengembangan anak TK/PAUD.
  36. Memilih kegiatan bahasa  (membaca permulaan) dalam bidang pengembangan anak TK/PAUD.
  37. Dengan ilustrasi kegiatan yang dilakukan anak usia dini, peserta dapat menunjukkan konsep dasar studi sosial bidang pengembangan anak TK/PAUD.
  38. Memilih kegiatan studi sosial dalam bidang pengembangan anak TK/PAUD.
  39. Dengan ilustrasi kegiatan yang dilakukan anak usia dini, peserta dapat menelaah konsep dasar  agama dalam bidang pengembangan anak TK/PAUD.
  40. Memilih kegiatan agama dalam bidang pengembangan anak TK/PAUD.
  41. Dengan ilustrasi kegiatan yang dilakukan anak usia dini, peserta dapat memilih konsep dasar  seni dalam bidang pengembangan anak TK/PAUD.
  42. Menilai kegiatan seni rupa dalam bidang pengembangan anak TK/PAUD.
  43. Menilai kegiatan seni musik & lagu dalam bidang pengembangan anak TK/PAUD.
  44. Dengan ilustrasi kegiatan yang dilakukan anak usia dini, peserta dapat memilih konsep dasar pendidikan jasmani dalam bidang pengembangan anak TK/PAUD.
  45. Menentukan kegiatan pendidikan jasmani dalam bidang pengembangan anak TK/PAUD.
  46. Dengan ilustrasi kegiatan yang dilakukan anak usia dini, peserta dapat memilih konsep dasar  kesehatan  dalam bidang pengembangan anak TK/PAUD.
  47. Menilai kegiatan kesehatan dalam bidang pengembangan anak TK/PAUD.
  48. Dengan ilustrasi kegiatan yang dilakukan anak usia dini, peserta dapat menelaah konsep dasar  gizi dalam bidang pengembangan anak TK/PAUD.
  49. Memilih kegiatan gizi dalam bidang pengembangan anak TK/PAUD.
  50. Menentukan penggunaan berbagai alat permainan untuk mengembangkan aspek fisik anak TK/PAUD.
  51. Menelaah penggunaan berbagai alat permainan untuk mengembangkan aspek kognitif anak TK/PAUD.
  52. Memilih penggunaan berbagai alat permainan untuk mengembangkan aspek sosial-emosional anak TK/PAUD.
  53. Menelaah penggunaan berbagai alat permainan untuk mengembangkan aspek moral anak TK/PAUD.
  54. Menelaah penggunaan berbagai alat permainan untuk mengembangkan aspek sosial budaya anak TK/PAUD.
  55. Memilih penggunaan berbagai alat permainan untuk mengembangkan aspek bahasa anak TK/PAUD.
  56. Menggunakan ilustrasi kegiatan bermain pada anak usia dini, peserta dapat memilih berbagai alat permainan edukatif anak.
  57. Peserta dapat menelaah berbagai alat permainan edukatif anak.
  58. Memilih kemampuan anak  usia 4-5 tahun dalam bidang pengembangan moral dan nilai agama.
  59. Melalui ilustrasi kasus, peserta dapat membedakan kemampuan anak sesuai usia perkembangannya dalam bidang pengembangan bahasa.
  60. Melalui ilustrasi kasus, peserta dapat membedakan kemampuan anak sesuai usia perkembangannya dalam bidang pengembangan sosial-emosi.
  61. Melalui ilustrasi kasus, peserta dapat menelaah kemampuan anak sesuai usia perkembangannya dalam bidang pengembangan kognitif.
  62. Melalui ilustrasi kasus, peserta dapat membedakan kemampuan anak sesuai usia perkembangannya dalam bidang pengembangan fisik-motorik.
  63. Melalui ilustrasi kasus, peserta dapat menunjukkan kemampuan anak sesuai usia perkembangannya dalam bidang pengembangan moral-agama.
  64. Menentukan kemampuan anak  usia 5-6 tahun dalam bidang pengembangan kognitif.
  65. Memilih kemampuan anak  usia 5-6 tahun dalam bidang pengembangan sosial emosi.
  66. Melalui ilustrasi kasus, perseta dapat membedakan kemampuan anak sesuai usia perkembangannya dalam setiap bidang pengembangan.
  67. Melalui contoh kasus, peserta dapat menunjukkan kemajuan anak dalam setiap bidang pengembangan di TK/PAUD.
  68. Melalui contoh kasus, peserta dapat membedakan kemajuan anak dalam setiap bidang pengembangan di TK/PAUD.
  69. Melalui contoh kasus, peserta dapat memilih tujuan kegiatan  pengembangan nilai agama dan moral di TK/PAUD.
  70. Melalui contoh kasus, peserta dapat menentukan tujuan kegiatan  pengembangan bahasa di TK/PAUD.
  71. Melalui contoh kasus, peserta dapat memilih tujuan kegiatan  pengembangan kognitif di TK/PAUD.
  72. Melalui contoh kasus, peserta dapat menentukan tujuan kegiatan  pengembangan sosial-emosi di TK/PAUD.
  73. Melalui contoh kasus, peserta dapat menetapkan tujuan kegiatan  pengembangan fisik-motorik di TK/PAUD.
  74. Dengan contoh kegiatan pengembangan, peserta dapat menunjukkan  materi bidang pengembangan nilai agama dan moral  yang sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik.
  75. Dengan contoh kegiatan pengembangan, peserta dapat memilih materi bidang pengembangan kognitif yang sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik.
  76. Dengan contoh kegiatan pengembangan, peserta dapat memilih materi bidang pengembangan bahasa yang sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik.
  77. Dengan contoh kegiatan pengembangan, peserta dapat menunjukkan  materi bidang pengembangan sosial-emosi yang sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik.
  78. Dengan contoh kegiatan pengembangan, peserta dapat menentukan materi bidang pengembangan fisik-motorik yang sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik.
  79. Dengan contoh kegiatan pengembangan, peserta dapat membedakan   materi bidang pengembangan nilai agama dan moral  yang sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik.
  80. Dengan contoh kegiatan pengembangan, peserta dapat menunjukkan  materi bidang pengembangan kognitif  yang sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik.
  81. Dengan contoh kegiatan pengembangan, peserta dapat menelaah materi bidang pengembangan bahasa  yang sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik.
  82. Dengan contoh kegiatan pengembangan, peserta dapat menunjukkan  materi bidang pengembangan sosial-emosi  yang sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik.
  83. Dengan contoh kegiatan pengembangan, peserta dapat menunjukkan  materi bidang pengembangan fisik-motorik  yang sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik.
  84. Melalui pemberian ilustrasi kasus, peserta dapat mengorganisasikan materi bidang pengembangan secara kreatif menjadi kegiatan yang sesuai dengan tingkat perkembangan usia 4-5 tahun.
  85. Mengorganisasikan materi bidang pengembangan secara kreatif menjadi kegiatan terpadu yang sesuai dengan tingkat perkembangan usia 5-6 tahun.
  86. Dengan ilustrasi kegiatan, peserta dapat menilai contoh kinerja sendiri secara terus menerus.
  87. Peserta dapat merumuskan pemanfaatan hasil refleksi dalam rangka peningkatan keprofesionalan.
  88. Peserta dapat memilih upaya peningkatan keprofesionalan berdasarkan hasil refleksi.
  89. Peserta dapat memilih contoh  masalah dalam penelitian tindakan kelas untuk peningkatan keprofesionalan.
  90. Peserta dapat  memilih contoh  kerangka berpikir penelitian tindakan kelas untuk peningkatan keprofesionalan.
  91. Peserta dapat menyusun contoh rancangan penelitian tindakan kelas untuk peningkatan keprofesionalan.
  92. Peserta dapat merumuskan hasil penelitian tindakan kelas untuk peningkatan keprofesionalan.
  93. Mengidentifikasi berbagai sumber belajar untuk mengikuti kemajuan zaman.
  94. Dengan contoh nyata, peserta dapat memilih aktivitas guru yang mengikuti kemajuan zaman dengan belajar dari berbagai sumber.
  95. Melalui contoh TIK PAUD, peserta dapat menunjukkan  manfaat teknologi informasi dan komunikasi dalam berkomunikasi.
  96. Melalui contoh TIK PAUD, peserta dapat memilih jenis-jenis teknologi informasi dan komunikasi dalam berkomunikasi secara efektif.
  97. Melalui contoh TIK PAUD, peserta dapat menunjukan manfaat teknologi informasi dan komunikasi untuk pengembangan diri
  98. Melalui contoh TIK PAUD,peserta dapat menetapkan upaya pengembangan diri dengan menggunakan teknologi informasi
Selengkapnya Kisi-Kisi UTN Ulang 2 dan 4 Guru TK Tahun 2018 bisa di download di bawah ini.

KISI-KISI
KISI-KISI UTN ULANG 2 DAN 4 GURU TK TAHUN 2018
Jenis
Kisi-Kisi
Jenis File
Excell
Tahun
2018
Penulis
-

Kisi-Kisi UTN Ulang 2 dan 4 Guru SD Tahun 2018

Kisi-Kisi UTN Ulang 2 dan 4 Guru SD Tahun 2018 - UTN ulang 2 dan 4 tahun 2018 sebentar lagi akan dilaksanakan. Guru yang masih gagal dalam UTN sebelumnya diberikan kesempatan mengikuti UTN Ulang 2 dan 4 tahun 2018.

Kisi-Kisi UTN Ulang 2 dan 4 Guru SD Tahun 2018


Pelaksanaan UTN ulang 2 dan 4 tahun 2018 ini tidak jauh berbeda dengan pelaksanaa UTN sebelumnya. Guru akan diberikan soal mengenai kopetensi pedagogik dan profesional. Tes sendiri masih menggunakan komputer.

Bagi guru yang akan mengikuti UTN ulang 2 dan 4, sudah seharusnya menyiapkan diri. Salah satu cara adalah mempelajari kisi-kisi soal. Hal ini bertujuan agar ada bayangan mengenai materi yang dikeluarkan dalam UTN ulang 2 dan 4.

Dalam kesempatan ini, saya akan membagikan kisi-kisi materi PLPG yang dapat digunakan untuk mempersiapkan diri dalam mengikuti UTN ulang untuk guru SD. Kisi-kisi ini terdiri atas kopetensi profesional dan pedagogik.

KISI-KISI
KISI-KISI UTN ULANG 2 DAN 4 TAHUN 2018
Jenis Buku
Kisi-Kisi
Jenis File
PDF
Tahun
2018
Penulis
Kemendikbud

Skor Akhir Indonesia vs Hongkong 3-1

Indonesia akhirnya mampu memenangi pertandingan terakhir di grup A Asian Games 2018. Sempan tertinggal di babak pertama, Indonesia membuat gol cepat di awal babak kedua melalui Irfan Jaya. Di menit 85, Lilipaly berhasil mencetak gol keunggulan Indonesia 2-1. Pemain pengganti Sjahbandi memperbesar keunggulan di injuri time.

Hasil Indonesia vs Hongkong 3-1


Tertinggal 0-1 di babak pertama membuat Indonesia tampil menyerang di awal babak kedua. Hal ini berhasil mengejutkan Hongkong. Baru satu menit pertandingan berjalan, Indonesia telah mampu menyamakan kedudukan melalui serangan cepat. Umpan terobosan Stefano Lilipaly berhasil diselesaikan dengan sangat baik oleh Irfan Jaya. Skor 1-1.

Gol ini memicu semangat pemain-pemain Indonesia. Secara terus menerus, Indonesia mengurung pertahanan Hongkong. Strategi ini membuat Hongkong kewalahan dan hanya membuang bola untuk mengurangi pertahanan.

Usaha pemain-pemain Indonesia akhirnya berbuah manis. Melalui kerja sama yang apik, Stefano Lilipaly berhasil mengelabui bek andalan Hongkong, Nunez, dan berhasil menyarangkan gol ke gawang Hongkong. Indonesia berbalik unggul 2-1.

Gol ini membuat Hongkong bermain tampil terbuka. Mereka ingin menyamakan kedudukan. Hal ini justru dimanfaatkan dengan baik oleh Indonesia. Melalui serangan balik, pemain pengganti Harif Sjahbandi mencetak gol setelah menerima umpan Lilipaly. Pertandingan berakhir dengan skor 3-1.

Kemenangan ini membuat Indonesia menjadi juara grup A.

Berikut merupakan statistik pertandingan Indonesia vs Hongkong.

Statistik Indonesia vs Hongkong

Indonesia vs Hongkong, Babak Pertama Indonesia Tertinggal 0-1

Indonesia vs Hongkong, Babak Pertama Indonesia Tertinggal 0-1 - Peluang Indonesia untuk lolos ke babak selanjutnya dalam ajang Asian Games 2018 masih terbuka lebar. Dengan catatan Indonesia memenangi pertandingan terakhir menghadapi Hongkong.

Indonesia vs Hongkong, Babak Pertama Indonesia Tertinggal 0-1


Hal ini yang membuat Indonesia tampil dengan menyerang. Dari babak pertama, Indonesia menekan pertahanan Hongkong. Namun strategi bertahan yang diterapkan Hongkong sulit ditembus Indonesia.

Hongkong yang sudah dalam posisi aman bermain lebih santai. Dua kali kemenangan dan satu kali imbang, membuat posisi mereka memuncaki grup A. Mereka lebih banyak menunggu Indonesia melakukan kesalahan.

Akhirnya strategi Hongkong membuahkan hasil. Melalui sebuah serangan balik, Hongkong berhasil menorehkan gol melalui Lau Hok Ming di menit 38. Hongkong unggul 0-1.

Tertinggal 0-1, Indonesia tampil menyerang. Namun lagi-lagi pertahanan ketat dari Hongkong masih sulit ditembus. Peluang terbaik diperoleh melalui tendangan kerasn Putu Gede Juliantara, namun masih mampu ditangkap kiper.

Diakhir babak pertama, sempat terjadi insiden. Ketika Hansamu Yama Pranata mendapat kartu kuning setelah menyikut pemain Hongkong. Selain itu, Stefano Lilipaly juga mendapat kartu kuning.

Diakhir babak pertama, kembali pemain Indonesia memperoleh kartu. Putu Gede Juliantara memperoleh kartu kuning setelah melakukan pelanggaran dan terpancing emosinya. Ini adalah kartu kuning keempat bagi Indonesia dalam pertandingan itu.

Sampai berakhir babak pertama, kedudukan tetap 0-1 untuk keunggulan Hongkong.

Lagu Mars PPK 2018

Lagu Mars PPK 2018 - Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) merupakan gerakan nasional yang dicanangkan oleh presiden Joko Widodo di tahun 2018 melalui Kemendikbud. Gerakan ini dilaksanakan secara serentak di seluruh sekolah yang ada di Indonesia.

Lagu Mars PPK 2018


Ada lima karakter utama yang ingin dikuatkan. Karakter tersebut meliputi Religius, Gotong Royong, Nasionalis, Mandiri, dan Integritas. Gerakan ini diharapkan mampu memperbaiki karakter bangsa menuju ke arah yang lebih baik.

Untuk mendukung gerakan penguatan pendidikan karakter, pemerintah juga mengeluarkan Mars Penguatan Pendidikan Karakter. Berikut merupakan lirik dari Mars PPK.

Mars PPK

Gerakan Nasional Revolusi Mental
Membangun karakter generasi gemilang
Menuju kebangkitan generasi emas
Bagi manusia indonesia

Melalui pendidikan nasional
Tumbuh kembangkan moral etika bangsa
Berbudi pekerti akhlak yang mulia
Siswa Berkarakter Indonesia

Religius hidupnya
Nasionalis jiwanya
Integritas jadi tujuannya

Mandiri hidupnya
Gotong royong smangatnya
Persatukan Bangsa Indonesia

Untuk mengetahui lagunya, silakan disimak video berikut ini.


Cara Cek Jadwal UTN Ulang 2 dan 4 Tahun 2018

Cara Cek Jadwal UTN Ulang 2 dan 4 Tahun 2018 - Lulus sertifikasi menjadi dambaan semua guru. Dengan memperoleh sertifikat pendidik, maka akan guru memperoleh tunjangan pengahasilan setiap bulan yang besarnya sesuai dengan gaji pokok.

Untuk memperoleh sertifikat pendidik tidaklah mudah. Guru harus melalui proses PPG dan wajib lulus UTN dengan nilai yang tidak ditentukan.

Bagi guru yang belum lulus dalam UTN, Dirjen GTK kembali menyelenggarakan UTN Ulang 2 dan 4 Tahun 2018. Untuk jadwal UTN Ulang 2 dan 4 sudah bisa dicek di ap2sg.sertifikasiguru.id.

Berikut saya bagikan langkah untuk cek jadwal UTN Ulang 2 dan 4 Tahun 2018.

Langkah 1
Kunjungi situs http://ap2sg.sertifikasiguru.id/pub/index.php

Langkah 2
Paling bawah laman, pilih UKG Ulang 2 dan 4 (pretest) tahun 2018. Perhatikan gambar berikut.

Cara Cek Jadwal UTN Ulang 2 dan 4 Tahun 2018

Langkah 3
Kita akan diajak ke laman Informasi Peserta UKG Ulang. Silakan masukkan NUPTK dalam kolom pencarian, kemudia tekan enter atau klik ikon pencarian. Perhatikan gambar berikut.

Cara Cek Jadwal UTN Ulang 2 dan 4 Tahun 2018


Langkah 4
Kita akan memperoleh informasi mengenai jadwal UTN Ulang 2 dan 4 Tahun 2018.

Demikianlah cara cek jadwal UTN Ulang 2 dan 4 Tahun 2018. Semoga lulus dalam ujian UTN kali ini.

Universitas Penyelenggara PPG Tahun 2018

Universitas Penyelenggara PPG Tahun 2018  - Pengumuman kelulusan Pretest PPG Tahun 2018 sudah dilakukan. Bagi guru yang dinyatakan lulus, tentu sudah saatnya mempersiapkan Kegiatan PPG tahun 2018. Apalagi pelaksanaan PPG 2018 akan dilakukan secara daring dan tatap muka.

Universitas Penyelenggara PPG Tahun 2018


Saat ini, ada 42 Universitas yang terpilih menyeleggarakan PPG tahun 2018. Namun, pengumuman resmi tentang tempat PPG belum dikeluarkan. Tapi, tidak ada salahnya kita mengunjungi situs universitas penyelenggara PPG. Bisa kita pergunakan untuk menambah wawasan pelaksanaan PPG 2018.

Berikut merupakan Daftar Universitas Penyelenggara PPG Tahun 2018.

  1. Universitas Syiah Kuala http://ppg.fkip.unsyiah.ac.id/  
  2. Universitas Negeri Medan https://ppg.unimed.ac.id/  
  3. Universitas Bengkulu http://ppg.unib.ac.id/  
  4. Universitas Sriwijaya http://fkip.unsri.ac.id/  
  5. Universitas Riau http://ppg.fkip.unri.ac.id/  
  6. Universitas Negeri Padang http://ppg.unp.ac.id/  
  7. Universitas Lampung http://ppg.fkip.unila.ac.id/  
  8. Universitas Negeri Jakarta http://unj.ac.id/lp3m  
  9. Universitas Pendidikan Indonesia http://ppg.sps.upi.edu/  
  10. Universitas Negeri Yogyakarta http://p4tkn.lppmp.uny.ac.id/  
  11. Universitas Negeri Semarang http://lp3.unnes.ac.id/v2/  
  12. Universitas Sebelas Maret http://ppg.fkip.uns.ac.id/  
  13. Universitas Negeri Surabaya http://lp3m.unesa.ac.id/  
  14. Universitas Negeri Malang http://ppg.um.ac.id/  
  15. Universitas Jember http://ppg.fkip.unej.ac.id/  
  16. Universitas Lambung Mangkurat http://ppg.ulm.ac.id/  
  17. Universitas Tanjungpura https://fkip.untan.ac.id/  
  18. Universitas Pendidikan Ganesha http://mbmi.undiksha.ac.id/  
  19. Universitas Nusa Cendana https://fkip.undana.ac.id/
  20. Universitas Tadulako http://ppg.fkip.untad.ac.id/  
  21. Universitas Halu Oleo http://uho.ac.id/prodi/ppg/ 
  22. Universitas Negeri Gorontalo http://ppg.ung.ac.id/  
  23. Universitas Pattimura http://ppg.fkip.unpatti.ac.id/  
  24. Universitas Pasundan Bandung http://ppg.fkip.unpas.ac.id/  
  25. Universitas Pakuan http://ppg.fkip.unpak.ac.id/  
  26. Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka http://ppg.uhamka.ac.id/  
  27. Universitas Sanata Dharma https://www.usd.ac.id/  
  28. Universitas Muhammadiyah Purwokerto http://ppg-daljab.ump.ac.id/  
  29. Universitas Muhammadiyah Malang http://ppg.umm.ac.id/
  30. Universitas Muhammadiyah Makassar http://www.ppg.fkip.unismuh.ac.id/ 
  31. Universitas Sultan Ageng Tirtayasa http://ppg.untirta.ac.id/ 
  32. Universitas Ahmad Dahlan http://sertifikasiguru.uad.ac.id/  
  33. Universitas Swadaya Gunung Jati http://fkip.unswagati.ac.id/ppg/  
  34. Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga  
  35. Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa http://www.ustjogja.ac.id/id/ppg-daljab/  
  36. Universitas Muhammadiyah Gresik http://pmtkumg.umg.ac.id/
  37. Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara http://fkip.umsu.ac.id/ppg-daljab/
  38. Universitas PGRI Palembang http://univpgri-palembang.ac.id/  
  39. Universitas Kanjuruhan http://ppg.unikama.ac.id/  
  40. Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya http://englishwm.net/ppg-daljab/  
  41. Universitas Muhammadiyah Jember http://ppg.fkip.unmuhjember.ac.id/  
  42. Universitas Hamzanwadi http://ppg.hamzanwadi.ac.id/
Demikianlah daftar Universitas Penyelenggara PPG Tahun 2018. Selamat belajar.

Cara Terbaru Cek NISN

Cara Terbaru Cek NISN - Nomor Induk Siswa Nasional merupakan nomor referensi peserta didik yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Masing-masing NISN berbeda satu dengan yang lainnya. NISN ini berlaku untuk sekolah seluruh Indonesia dan sekolah luar negeri Indonesia yang telah memiliki NPSN dan tercatat di database Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

NISN ini memiliki banyak sekali manfaat. Diantaranya: mengidentifikasi setiap individu siswa (peserta didik) di seluruh sekolah se-Indonesia secara standar, konsisten dan berkesinambungan, sebagai pusat layanan sistem pengelolaan nomor induk siswa secara online bagi Unit unit Kerja di Kemendikbud, Dinas Pendidikan Daerah hingga Sekolah yang bersifat standar, terpadu dan akuntabel berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi terkini, sebagai sistem pendukung program Dapodik dalam pengembangan dan penerapan program-program perencanaan pendidikan, statistik pendidikan dan program pendidikan lainnya baik di tingkat pusat, propinsi, kota, kabupaten hingga sekolah, seperti: Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Ujian Nasional, PIP, SNMPTN.

Siswa harus benar-benar mengetahui NISN miliknya. Hal tersebut berkaitan dengan urusan administrasi siswa dalam Dapodik. Sekarang ini, segala hal yang berkaitan dengan siswa harus mencantumkan NISN.

Cara untuk mengetahui NISN siswa adalah dengan menanyakan langsung ke operator Dapodik di sekolah. Biasanya NISN akan diusulkan oleh operator dapodik saat SD. Untuk jenjang selanjutnya, tinggal menggunakan NISN yang diperoleh saat SD.

Jika ingin mengetahui NISN secara online, silakan melakukan langkah-langkah berikut ini.

Langkah 1
Kunjungi situs http://nisn.data.kemdikbud.go.id/page/data

Langkah 2

  1. Klik Pencarian berdasarkan nama
  2. Masukkan nama sesuai akta kelahiran. Perhatikan singkatan dan sebagainya.
  3. Masukkan tempat lahir sesuaikan akta kelahiran
  4. Masukka tanggal lahir. Format tanggal lahir HH/BB/TTTT. Misalkan kelahiran 20  Agustus 2018 ditulis 20/08/2018.
  5. Klik cari
Perhatikan gambar di bawah ini!

Cara Terbaru Cek NISN
Langkah 3
Jika cara tersebut tidak berhasil, maka silakan menanyakan ke operator dapodik di SD.

Setelah memiliki NISN, kita juga wajib mengecek kebenaran NISN kita. Jangan sampai NISN kita salah. Berikut cara mengecek NISN

Langkah 1
Kunjungi situs http://nisn.data.kemdikbud.go.id/page/data

Langkah 2
Masukkan NISN kita pada kolom pencarian

Langkah 3
Tekan enter atau ikon pencarian.

Langkah 4
Tunggu beberapa saat. Jika NISN kita benar, maka akan muncul nama kita.

Demikianlah cara terbaru mengecek NISN. Semoga bermanfaat.

Soal Penilaian Harian Kelas 6 Tema 1 Sub Tema 1 Beserta Kunci Jawaban

Soal Penilaian Harian Kelas 6 Tema 1 Sub Tema 1 Beserta Kunci Jawaban


Kompetensi Dasar Kelas 6 Tema 1 Sub Tema 1

PPKN
3.1 Menganalisis penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehdupan sehari-hari.

BAHASA INDONESIA
3.1 Menyimpulkan informasi berdasarkan teks laporan hasil pengamatan yang didengar dan dibaca.

IPA
3.1 Membandingkan cara perkembangbiakan tumbuhan dan hewan.

SBDP
3.4 Memahami patung.

IPS
3.1 Mengidentifikasi karakteristik geografis dan kehidupan sosial budaya, ekonomi, politik di wilayah ASEAN.

Soal Penilaian Harian Kelas 6 Tema 1 Sub Tema 1

IPA
Isian

  1. Perkembangbiakan tumbuhan secara generatif dilakukan melalui . . yang melibatkan alat kelamin jantan dan betina.
  2. Proses perkembangbiakan tumbuhan secara generatif pada tumbuhan dinamakan . . ..
  3. Proses penyerbukan terjadi pada jenis tanaman . . . . Jenis tanaman ini akan menghasilkan bunga yang berperan sebagai alat kelaminnya
  4. Pada bunga sempurna terdapat bagian ... yang berfungsi sebagai alat kelamin betina.
  5. Alat kelamin jantan pada tumbuhan berbiji adalah ...
  6. Ubi jalar berkembang biak secara vegetatif alami menggunakan ...
  7. Batang yang menjalar di permukaan atau di dalam tanah disebut ...
  8. Tanaman cocor bebek seperti gambar di bawah berkembang biak dengan ....
  9. Bawang bombay berkembang biak dengan ....
  10. Alat perkembangbiakan tanaman stroberi dan lengkuas berturut-turut adalah ... dan ....
Uraian

  1. Sebutkan bagian-bagian bunga beserta fungsinya!
  2. Jelaskan maksud perkembangbiakan tumbuhan secara generatif?
  3. Bagaimana awal terjadinya proses perkembangbiakan tumbuhan secara generatif?
  4. Pada proses perkembangbiakan tumbuhan secara generatif diperlukan alat kelamin. Apa alat kelamin pada tumbuhan? Jelaskan
  5. Bagaimana peran angin dalam perkembangbiakan tumbuhan secara generatif?
  6. Sebutkan lima macam perkembangbiakan vegetatif alami pada tumbuhan!
  7. Sebutkan tiga contoh tumbuhan yang berkembang biak dengan tunas!
  8. Bagaimana cara rumput teki berkembang biak?
  9. Jelaskan cara perkembangbiakan pada jamur!
  10. Tuliskan lima contoh tumbuhan yang memiliki alat perkembangbiakan berupa umbi lapis!

BAHASA INDONESIA
Isian 1
Bagaimana Jagung Berkembang Biak?
Jagung merupakan salah satu tanaman yang dijadikan bahan makanan pokok di berbagai, negara, salah satunya di Indonesia. Di Indonesia, penduduk Pulau Madura menjadikan jagung sebagai makanan pokoknya. Jagung merupakan salah satu tanaman penghasil karbohidrat yang sangat diperlukan oleh tubuh.

Seorang petani jagung, memulai pembiakan tanamannya dengan menanam biji jagung. Setelah tiga sampai empat hari bakal tanaman akan muncul di permukaan tanah. Tanaman jagung akan terus tumbuh menjadi besar. Tiga hingga tiga setengah bulan, buah jagung dapat dipanen oleh petani. Buah jagung yang berbentuk seperti tongkol pada mulanya berupa sekuntum bunga.

Bunga jagung memiliki helai-helai rambut halus pada bagian ujungnya. Pada helai rambut tersebut terdapat tepung sari. Tepung sari akan terbang terbawa angin ketika angin bertiup. Tepung sari yang terbawa angin, sebagian akan jatuh di kepala putik yang terletak di bagian bawah bunga pada pohon jagung yang lain. Ketika itulah terjadi pembuahan.

Setelah terjadi pembuahan, bunga jagung tersebut terus berkembang hingga menjadi buah jagung. Perkembangan itulah yang dapat diamati dari waktu ke waktu. Buah jagung akan siap dipanen
ketika rambut jagung sudah berwarna kecokelatan dan bagian tongkolnya sudah mengering. Apabila buah jagung tersebut dikupas akan memperlihatkan biji jagung yang kekuningan. Bagian yang dimakan oleh manusia adalah biji jagung.

Supaya jagung selalu tersedia sebagai bahan makanan manusia, maka petani jagung harus menanam kembali sebagian biji jagung dari hasil panen. Biji jagung yang tua dapat ditanam kembali. Dari sinilah akan dimulai lagi perkembangbiakan jagung.

  1. Kalimat utama memuat informasi yang ....
  2. Masyarakat Indonesia yang memiliki makanan pokok jagung mendiami Pulau ....
  3. Tumbuhan jagung dapat dikembangbiakkan dengan menanam ...
  4. Setelah ditanam tiga sampai empat hari, bakal tanaman akan muncul di ....
  5. Tekstur helai-helai rambut jagung sangat ....
Isian 2
(1) Perkembangbiakan tumbuhan merupakan salah satu ciri kehidupan tumbuhan untuk mempertahankan jenisnya. (2) Berkembang biak merupakan ciri yang melekat pada spesies tumbuhan. (3) Artinya selama spesies itu mampu berkembang biak, jenis tersebut tetap ada di lingkungan kita. (4) Apabila sudah tidak mampu berkembang biak, jenis tumbuhan tersebut akan punah.
  1. Kalimat utama paragraf tersebut terletak pada kalimat nomor ....
  2. Ide pokok paragraf tersebut adalah membahas ... tumbuhan.
  3. Arti kata spesies adalah ...
  4. Kondisi yang terjadi jika tumbuhan tidak berkembang biak adalah....
  5. Salah satu ciri tumbuhan dalam paragraf tersebut adalah ....

Uraian 1

1. Apakah yang dimaksud dengan laporan pengamatan?
2. Apa alasan jagung dijadikan makanan pokok bagi sebagian masyarakat Indonesia?
Paragraf berikut untuk nomor 3-5!
Tongkol jagung tumbuh dari buku, di antara batang dan pelepah daun. Pada umumnya, satu tanaman hanya dapat menghasilkan satu tongkol produktif meskipun memiliki sejumlah bunga betina. Beberapa jenis jagung varietas unggul dapat menghasilkan lebih dari satu tongkol produktif. Biasanya disebut sebagai varietas prolifik.

3. Tuliskan kalimat utama paragraf tersebut!
4. Tentukan ide pokok paragraf tersebut!
5. Temukan dua informasi penting dalam paragraf tersebut!

Uraian 2
Tanaman jagung membutuhkan sinar matahari, nutrisi, gas, air, dan mineral untuk dapat terus bertahan hidup. Jagung ditanam di seluruh seluruh dunia. Tanaman jagung dapat berkembang baik dalam kondisi hangat. Negara-negara dengan suhu yang lebih hangat seperti Amerika Tengah, Meksiko, atau Amerika Selatan adalah tempat yang optimal untuk tanaman ini

Penghambat pertumbuhan tanaman jagung adalah serangga, seperti kumbang dan kutu daun memakan jagung. Masalah lain yang dihadapi petani adalah penyakit. Penyakit seperti umum Rust, Brown Spot, dan Bakteri Leaf Blight menimbulkan masalah bagi petani yang ingin membudidayakan tanaman jagung. Jadi, penghambat pertumbuhan serangga adalah serangga dan beberapa jenis penyakit yang menyerang tanaman jagung.

  1. Tentukan kalimat utama paragraf pertama!
  2. Tentukan ide pokok paragraf pertama!
  3. Tentukan kalimat utama paragraf kedua!
  4. Tentukan ide pokok paragraf kedua!
  5. Buatlah simpulan berdasarkan isi paragraf tersebut!
IPS
Isian
  1. Wakil Indonesia dalam pembetukan organisasi ASEAN adalah...
  2. Kota yang menjadi tempat berdirinya ASEAN adalah ...
  3. Perhatikan keterangan berikut, (1) Merupakan negara yang berada di Semenanjung Indo-Cina, (2) Bergabung ke dalam ASEAN pada 28 Juli 1995, (3) Memiliki baju tradisional yang disebut Ao Dai. Keterangan di atas menunjukkan negara ....
  4. George Town merupakan salah satu kota terkenal yang berada di negara ....
  5. Sebagian besar masyarakat Myanmar memeluk agama Buddha. Kondisi tersebut menyebabkan di Myanmar banyak terdapat bangunan ....
  6. Iklim yang dimiliki sebagian besar di kawasan Asia Tenggara adalah ....
  7. Jenis tanaman pertanian yang dihasilkan negara Thailand, Indonesia, Myanmar, dan Vietnam adalah ...
  8. Selain diambil kayunya, hujan tropis di Asia Tenggara bermanfaat sebagai.. . dunia. Pohon-pohon di hutan menghasilkan gas oksigen dan mampu menyerap polusi udara.
  9. Negara di kawasan Asia Tenggara yang tidak memiliki wilayah laut adalah ... 
  10. Kawasan di Asia Tenggara yang sering disinggahi kapal-kapal asing adalah ....
Uraian
  1. Sebutkan lima negara pendiri ASEAN dan wakilnya dalam deklarasi Bangkok!
  2. Bagaimana upaya organisasi ASEAN agar dapat memberikan banyak manfaat bagi negara anggotanya?
  3. Mengapa sikap kekeluargaan merupakan sikap yang patut dilestarikan oleh masyarakat Indonesia?
  4. Mengapa masyarakat Thailand tidak pernah memegang kepala orang lain?
  5. Jelaskan mengenai pakaian tradisional masyarakat Myanmar!
  6. Bagaimana pengaruh posisi geografis terhadap mata pencaharian penduduk di Asia Tenggara?
  7. Sebutkan tiga negara di kawasan Asia Tenggara yang mampu menjadi penghasil padi terbesar di dunia!
  8. Bagaimana jenis hutan di kawasan Asia Tenggara?
  9. Mengapa pelabuhan di sekitar Selat Malaka ramai disinggahi kapal-kapal dagang internasional?
  10. Jelaskan manfaat dari banyaknya jenis ikan yang hidup di kawasan Asia Tenggarat!

PPKN
Isian
  1. Ketuhanan Yang Maha Esa merupakan bunyi sila . .. Pancasila.
  2. Sila kedua Pancasila berbunyi....
  3. Melaksanakan ibadah merupakan bagian dari pelaksanaan sila pertama yan
    berbunyi...
  4. Mengakui persamaan derajat merupakan bagian dari sila...Pancasila.
  5. Setiap orang memiliki ... dan kewajiban yang sama.
  6. Bunyi sila ketiga yaitu ....
  7. Sila ketiga memiliki nilai ....
  8. Kita harus menunjukkan rasa bangga sebagai bagian dari bangsa ....
  9. Setiap warga negara hendaknya memiliki sikap rela berkorban demi kepentingan ....
  10. Kita harus mendahulukan kepentingan bangsa dan negara daripada kepentingan ....
  11. Menjalin pertemanan dengan siapa saja dapat ... persatuan dan kesatuan bangsa.
  12. Menjaga keutuhan bangsa dan negara dapat dilakukan dengan .. .kerukunan umat beragama.
  13. Nilai persatuan merupakan bagian dari sila ... Pancasila.
  14. Menjaga keberagaman dapat memperkuat jiwa ....
  15. ... terjadi akibat tidak adanya sikap saling menghormati dalam keberagaman masyarakat.
Uraian
  1. Apa yang harus dilakukan warga negara Indonesia agar kehidupan bermasyarakat
    bisa aman dan damai?
  2. Kamu memiliki teman yang berbeda agama. Apa yang harus dilakukan agar
    pertemanan bisa tetap terjalin dengan baik?
  3. Bagaimana tindakanmu apabila ada teman yang meminta bantuan?
  4. Tuliskan dua manfaat mengembangkan sikap toleransi beragama!
  5. Apa yang diajarkan nilai kedua Pancasila kepada warga negara Indonesia?
  6. Tuliskan nilai yang terkandung dalam sila ketiga Pancasila!
  7. Tuliskan tiga tindakan yang dapat dilakukan siswa untuk menunjukkan jiwa nasionalis bangsa Indonesia
  8. Mengapa bangsa Indonesia harus bersatu?
  9. Apa yang harus dilakukan bangsa Indonesia supaya persatuan dan kesatuan tetap utuh?
  10. Apa yang dapat kamu lakukan agar temanmu menggunakan produk dalam negeri?
  11. Tuliskan lima upaya menjaga keberagaman dalam masyarakat!
  12. Mengapa bangsa Indonesia harus memiliki jiwa nasionalis?
  13. Mengapa bangsa Indonesia dapat mewujudkan persatuan dan kesatuan?
  14. Mengapa kerja sama sangat penting dalam mewujudkan persatuan?
  15. Jelaskan dampak menjaga kerukunan umat beragama!
SBDP
Isian
  1. Patung merupakan hasil karya seni berbentuk .... dimensi.
  2. Patung berbahan kayu dibuat dengan teknik ....
  3. Membuat patung berbahan lunak menggunakan teknik....
  4. Berdasarkan sifat bahannya tanah liat termasuk bahan yang memiliki sifat ....
  5. Kayu berdasarkan sifat bahannya termasuk bahan untuk karya seni yang
    memiliki sifat ....
  6. Dalam membuat patung terdapat teknik pahat. Teknik pahat biasanya menggunakan bahan yang bersifat ....
  7. Patung berbahan batu dibuat dengan teknik ....
  8. Membuat patung berbahan cair menggunakan teknik ....
  9. Berdasarkan sifat bahannya kayu jati termasuk bahan yang memiliki sifat...
  10. Teknik butsir biasanya menggunakan bahan bersifat ....
Uraian
  1. Apa yang kamu ketahui tentang patung? Jelaskan!
  2. Bagaimana teknik pembuatan patung? 
  3. Jelaskan apa yang kamu ketahui tentang teknik pahat pada pembuatan patung!
  4. Sebutkan dua contoh bahan keras untuk membuat patung!
  5. Apa yang dimaksud bahan lunak untulk berkarya seni?
  6. Apa saja bahan dan alat yang dibutuhkan untuk membuat patung dengan teknik
    pahat?
  7. Jelaskan cara membuat patung dengan teknik pahat!
  8. Apa saja bahan dan alat yang dibutuhkan untuk membuat patung dengan teknik butsir
  9. Bagaimana cara membuat patung dengan teknik butsir? Jelaskan!
  10. Apa yang kamu ketahui tentang teknik cetak dalam berkarya patung?

Cara Baru Membuat Daftar Tabel Otomatis di Word

Cara Baru Membuat Daftar Tabel Otomatis di Word - Setelah sebelumnya kita membahas cara membuat daftar gambar secara otomatis di word, kali ini kita akan membahas cara baru membuat daftar tabel otomatis di word.

Sebenarnya cara membuat daftar tabel otomatis di word tidak jauh berbeda dengan tutorial sebelumnya. Intinya kita harus membuat label terhadap tabel kita. Kemudian membuat caption pada tabel.

Cara ini berlaku untuk jenis word 2007, 2010, 2013 ataupun 2016. Untuk lebih jelas, perhatikan langkah berikut.

Langkah 1
Buat beberapa tabel di word.

Langkah 2
Buat label tabel. Misalkan label yang kita akan buat adalah "Tabel". Nanti daftar tabel kita akan menjadi: Tabel 1 ...., Tabel 2 ... dan seterusnya. Perhatikan gambar berikut. Berikut tahapan untuk membuat nama label.

  1. Blok tabel yang kita buat.
  2. Klik reference
  3. Klik insert caption
  4. Pada jendela baru yang muncul, pilih new label
  5. Buat label baru kita, misalkan "Label"
  6. Klik Ok
Untuk lebih jelas, perhatikan gambar berikut.
Cara Baru Membuat Daftar Tabel Otomatis di Word

Langkah 3
Setelah selesai membuat label, kita akan memberi nama dan memasukkan caption pada tabel kita. Berikut tahapan memberi nama dan membuat caption pada label.

  1. Kembali blok tabel yang akan diberi nama dan caption
  2. Kik reference
  3. Pilih label yang kita buat tadi. Tadi kita membuat label dengan nama "Tabel"
  4. Secara otomatis nama label kita akan "Tabel 1, Tabel 2, atau Tabel 3". Hal ini tergantung pada jumlah tabel yang kita buat.
  5. Berikan nama tabel di sebelah label misalkan, Tabel 1 Daftra Hadir Siswa
  6. Pilih posisi caption. Biasanya nama tabel di buat di atas tabel.
  7. Klik Ok
Untuk lebih jelas, perhatikan gambar berikut.

Cara Baru Membuat Daftar Tabel Otomatis di Word

Langkah 4
Lakukan hal yang sama pada seluruh tabel. Jika sudah, kita akan memunculkan daftar tabel. Tahapan untuk memunculkan daftar tabel adalah sebagai berikut.

  1. Tentukan tempat kita akan menaruh daftar tabel. Biasanya daftar tabel terletak setelah daftar isi.
  2. Klik reference
  3. Klik Table Of Pictures
  4. Klik Ok
Perhatikan gambar berikut agar lebih jelas.
Cara Baru Membuat Daftar Tabel Otomatis di Word

Demikianlah cara membuat daftar tabel otomatis di Word. Jika ingin membuat daftar tabel seperti Tabel 1.1, Tabel 1.2, Tabel 2.1, Tabel 2.2, Tabel 3.1, Tabel 3.2, dan seterusnya, kita bisa buat dengan membuat nama label : Tabel 1, Tabel 2, Tabel 3 dan seterusnya.

Jadwal Indonesia Dalam Asian Games 2018 Tanggal 20 Agustus 2018

Jadwal Indonesia Dalam Asian Games 2018 Tanggal 20 Agustus 2018 - Asian Games 2018 akan memasuki hari kedua. Senin 20 Agustus 2018. Perjuangan atlit-atlit Indonesia dalam menorehkan prestasi masih terus berlanjut.

Jadwal Indonesia Dalam Asian Games 2018 Tanggal 20 Agustus 2018

Berikut ini merupakan Jadwal Indonesia Dalam Asian Games 2018 Tanggal 20 Agustus 2018

ANGGAR
Foil Tunggal Putri Penyisihan A

  1. Aini Nurul (INA) vs Jeon Hee Sook (KOR)
  2. Ho Peng I (MAC) vs Aini Nurul (INA)
  3. Liu Yan Wai (HKG) vs Aini Nurul (INA)
  4. Shaito Mona (LBN) vs Aini Nurul (INA)
  5. Aini Nurul (INA) vs Alson Latifa (UAE)
  6. Aini Nurul (INA) vs Cheng Hsin (TPE)
Foli Tunggal Putri Penyisihan D

  1. Ananda Mery (INA) vs Berthier Amita Marie Nicolette (SGP)
  2. Huo Xingxin (CHN) vs Ananda Mery (INA)
  3. Fong Tyanne (MAS) vs Ananda Mery (INA)
  4. Ananda Mery (INA) vs Azuma Sera (JPN)
  5. Esteban Maxine Isabel (PHI) vs Ananda Mery (INA)
Sabre Tunggal Putra Penyisihan B

  1. Mokretsov Ilya (KAZ) vs Budianto Hendri Eko (INA)
  2. Oh Sanguk (KOR) vs Budianto Hendri Eko (INA)
  3. Budianto Hendri Eko (INA) vs Wang Shi (CHN)
  4. Budianto Hendri Eko (INA) vs Srinualnad Voragun (THA)
Sabre Tunggal Putra Penyisihan C

  1. Setiawan Indra Agus (INA)  vs Lam Hin Chung (HKG)
  2. Salmanpoor Ahmed (QAT) vs Setiawan Indra Agus (INA)
  3. Nguyen Xuan Loi (VIE) vs Setiawan Indra Agus (INA)
  4. Setiawan Indra Agus (INA) vs Yoshida Kento (JPN)
  5. Esmaelzadeh Pakdaman Seyed Ali (IRI) vs Setiawan Indra Agus (INA)
BASKET
Basket Putri
Indonesia vs Thailand

BERKUDA
Tunggang Serasi Individual

  1. Setiowati Njoto Dewi Kunti
  2. Prameswari Dara Ninggar
  3. Zax Nadya Allegra
  4. Gading Larasati Ir Gading
Tunggang Serasi Beregu

  1. Chinese Taipei
  2. Thailand
  3. Korea
  4. Indonesia
  5. Japan
BULU TANGKIS
Perempat Final Beregu Putri
Korea vs Indonesia

Perempat Final Beregu Putra
India vs Indonesia

DAYUNG
Kelas Ringan Dayung Ganda Putra Babak

  1. Merdiana Ramdhon
  2. Yanto Mahendra


Dayung Empat Putra babak

  1. Kakan Kusmana
  2. Edwin Ginanjar Rudiana 
  3. Sulpianto
  4. Memo


Dayung Empat Putri babak

  1. Chelsea Corputty
  2. Wa Ode Fitri Rahmanjani
  3. Julianti
  4. Yayah Rokayah

Kelas Ringan Delapan Putra babak 2

  1. Tanzil Hadid
  2. Muhad Yakin
  3. Rio Rizki Darmawan
  4. Jefri Ardianto
  5. Ali Buton
  6. Ferdiansyah
  7. Ihram
  8. Ardi Isadi
  9. Ujang Hasbulloh
HOKI
Turnamen Putra
India vs Indonesia

KABBADI
Beregu Putri
Indonesia vs Sri Langka

Beregu Putra
Indonesia vs Jepang

MENEMBAK
Trap Putri Kualifikasi squad 2
Sarmunah

Trap Putri Kualifikasi squad 3
Silimang Sylvia

Air Rifle 10m Putra

  1. Mahardika Muhammad Naufal
  2. Gistafian Fathur
Trap Putra
Kualifikasi Squad 7
Aristyawan Bagus Sholeh

Kualifikasi Squad 10
Slamet Riadi

Air Rifle 10m Putri

  1. Fidela Puspa Dewi
  2. Monica Daryanti

POLO AIR
Turnamen Putri
Indonesia vs Kazakhstan

RENANG
Babak 1 Gaya Bebas 800m Putra
Prawira Aflah Fadlan

Kupu-kupu 50m Putri
Babak 1
Adinda Larasari Dewi

Babak 3
Anak Agung Istri Kania Ratih

Gaya Punggung 100m Putra
Babak 3
I Gede Siman Sudartawa

Babak 5
Ricky Angga Wijaya

Gaya Bebas 100m Putri
Babak 3
Patricia Yosita Hapsari

Medley 200m Tunggal Putra
Triady Fauzi Sidiq

Gaya dada 200m Putri
Babak 2
Anandia Treciel Vanessae Evato
Azzahra Permatahani

Estafet Gaya Bebas 4 x 200m Putra
Babak 2
Indonesia

SENAM

SEPAK BOLA
Turnament Putra
Indonesia vs Hongkong

SOFBOL
Beregu Putri
Chinese Taipei vs Indonesia

TAEKWONDO
Putra 58 kg
Reinaldy Atmanegara

Putri 53 kg
Mariska Halinda

TENIS
Ganda Putra
Burki J & Rungkat CB
Susanto DA & Susanto IA

Tunggal Putri
Aldila Sutjiadi

Ganda Putri
Gumulya B & Romies JP

Ganda Campuran
Susanto DA & Rompies JP

VOLI PANTAI

WUSHU