Jawaban Tematik Kelas 6 Tema 7 Subtema 1 Pembelajaran 2

Kunci Jawaban Tematik Kelas 6 Tema 7 Subtema 1 Pembelajaran 2

Apa yang kamu ketahui tentang Ibu Kartini? Amatilah bacaan teks pidato berikut.

Yang saya hormati teman–teman dan para hadirin semua.

Hari ini merupakan hari yang bersejarah bagi kita semua. Tanggal 21 April adalah momen yang harus selalu kita syukuri. Kita mengenang perjuangan seorang pahlawan di masa lalu yang berusaha menjadikan perempuan mempunyai hak yang sama dengan kaum laki–laki.

Puji syukur marilah senantiasa kita ucapkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala karunia dan kesehatan sehingga kita masih dapat memperingati dan memaknai peringatan Hari Kartini tahun ini. Kita semua tahu, bahwa sosok R.A. Kartini memang sosok yang sangat mulia dengan kesabaran dan keteguhannya berjuang untuk harkat kaum wanita dan pendidikan Indonesia.

Semangat dan ketekunan Ibu Kartini akhirnya membuahkan hasil. Beliau sukses mendirikan sebuah sekolah wanita dan mengajarkan ilmu pengetahuan dan keterampilan-keterampilan untuk meningkatkan peran wanita.

Hari Kartini diperingati setiap tahun. Sebaiknya, kegiatan ini bukan hanya sebagai seremonial, namun kita harus memaknai peringatan Hari Kartini. Dengan memahami makna Hari Kartini, para wanita Indonesia terus berupaya meningkatkan perannya demi kemajuan bangsa dan negara tanpa melupakan kodratnya sebagai seorang wanita.

Semoga dengan peringatan ini, akan muncul Kartini–Kartini generasi baru untuk terus berjuang, baik sebagai pejuang hak wanita maupun sebagai pondasi penting dalam kemajuan Negara Indonesia di berbagai aspek.

Seperti lirik lagu yang diciptakan oleh W.R. Soepratman “Ibu kita Kartini, Putri sejati, Putri Indonesia, Harum namanya”. Meskipun Ibu Kartini sudah tidak ada, tetapi namanya dan perjuangannya dapat terus dinikmati hingga sekarang.

Semoga kita dapat menjaga hasil jerih payah perjuangan Ibu Kartini dan meneruskan perjuangan beliau dalam kehidupan. Sekian pidato dari saya. Mohon maaf jika ada kekurangan dan kesalahan.

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Jawaban Tematik Kelas 6 Tema 7 Halaman 16


Bacalah teks pidato di atas.

Identifikasilah info-info berikut.

Pembicara pidato
jawaban : siswa

Pendengar pidato
jawaban : siswa

Tempat pidato
jawaban : di sekolah

Suasana saat disampaikannya pidato
jawaban : hening

Poin-poin penting isi pidato
Jawaban :

  1. Salam
  2. Pembukaan
  3. Ucapan syukur
  4. Peran R.A Kartini
  5. Harapan dengan dilaksanakan peringatan hari Kartini
  6. Penutup
  7. Salam


Jawaban Tematik Kelas 6 Tema 7 Halaman 17



Pada Pembelajaran 1, kamu telah membuat konsep pidato berdasarkan bacaan.Sekarang, buatlah konsep pidato dengan menuliskannya dalam bentuk skema seperti berikut.
Jawaban :
Rancangan Konsep pidato

Tema : Pemimpin di sekitarku
Judul : Meneladani Ki Hajar Dewantara
Poin-poin penting isi pidato : 
  1. Pembukaan
  2. Sejarah hari pendidikan nasional
  3. Jasa-jasa Ki Hajar Dewantara
  4. Harapan sebagai genererasi muda
  5. Penutup
Kamu telah menyanyikan lagu “Ibu Kita Kartini” dan membaca teks pidato memperingati Hari Kartini. Apakah kamu ingin mengetahui tentang kepemimpinan R.A. Kartini pada masa itu? Bacalah teks tentang R.A. Kartini berikut.

Raden Ajeng Kartini

Raden Ajeng Kartini lahir di Jepara, 21 April 1879. Beliau berasal dari keluarga bangsawan Jawa. Kartini putri dari pasangan Raden Mas Adipati Ario Sosroningrat dan M. A. Ngasirah. Beliau merupakan anak ke-5 dari 11 bersaudara.

Kartini kecil berbeda dengan anak-anak perempuan di kampungnya. Ia mendapatkan kesempatan mengenyam pendidikan di sekolah bagus. Kartini menempuh pendidikan di ELS (Europese Lagere School) hingga usianya 12 tahun. Setelah itu, ia dipingit di rumah sesuai tradisi Jawa pada masa itu.

Selama sekolah di ELS, Kartini belajar Bahasa Belanda. Karena bisa berbahasa Belanda, Kartini berkirim surat kepada teman-teman di Belanda. Beberapa temannya, yaitu Rosa Abendanon dan Estelle “Stella” Zeehandelaar.

Surat-surat yang ditulisnya lebih banyak berisi keluhan-keluhan tentang kehidupan wanita pribumi yang sulit untuk maju. Kebiasaan wanita harus dipingit dan tidak bebas menuntut ilmu diungkapkan dalam surat-surat Kartini. Menurut Kartini, perempuan harus memperoleh kebebasan dan kesetaraan baik dalam kehidupan maupun di mata hukum.

Kartini ingin melanjutkan sekolah ke Jakarta atau ke Belanda, tetapi orang tuanya tidak mengizinkannya. Meskipun demikian, orang tuanya tidak melarangnya untuk menjadi seorang guru. Kartini pun mengajar anakanak perempuan di sekitar rumahnya di Jepara.

Pada usia 24 tahun, Kartini dinikahkan dengan K.R.M. Adipati Ario Singgih Djojo Adhiningrat. Kepada suaminya, Kartini menyampaikan bahwa ia ingin menjadi guru dan mendirikan sekolah. Keinginan Kartini disambut baik suaminya. Kartini didukung untuk mendirikan sekolah wanita di kompleks kantor Kabupaten Rembang.

Setahun menikah, Kartini dikaruniai seorang anak laki-laki bernama Soesalit Djojo Adhiningrat yang lahir pada tanggal 13 September 1904. Namun, empat hari setelah melahirkan, Kartini meninggal pada 17 September 1904 dalam usia 25 tahun. Ia dimakamkan di Desa Bulu, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah.

Meski sudah meninggal, perjuangan Kartini lewat surat-suratnya memiliki arti penting bagi kedudukan wanita Indonesia. Berdasarkan surat-suratnya itu, diterbitkanlah buku “Habis Gelap Terbitlah Terang”.

Berkat jasanya, R.A. Kartini ditetapkan sebagai salah satu Pahlawan Nasional Indonesia. Hingga hari ini setiap tanggal 21 April, kita memperingati Hari Kartini untuk mengenang jasa-jasa Ibu R.A. Kartini.

Jawaban Tematik Kelas 6 Tema 7 Halaman 19


Informasi penting tentang Raden Ajeng Kartini.
Jawaban :
  1. Raden Ajeng Kartini lahir di Jepara, 21 April 1879.
  2. Kartini menempuh pendidikan di ELS (Europese Lagere School) hingga usianya 12 tahun.
  3. Kartini mengajar anakanak perempuan di sekitar rumahnya di Jepara. 
  4. Pada usia 24 tahun, Kartini dinikahkan dengan K.R.M. Adipati Ario Singgih Djojo Adhiningrat. 
  5. Kartini meninggal pada 17 September 1904 dalam usia 25 tahun. 
  6. Surat-suratnya itu, diterbitkan menjadi buku “Habis Gelap Terbitlah Terang”. 
  7. Setiap tanggal 21 April, kita memperingati Hari Kartini untuk mengenang jasa-jasa Ibu R.A. Kartini.
Sikap-sikap yang dapat kamu teladani dari Raden Ajeng Kartini.
Jawaban :
  1. Bekerja keras
  2. Peduli terhadap perempuan Indonesia
  3. Berpikiran maju
  4. Pantang menyerah
  5. Selalu semangat untuk belajar

Jawaban Tematik Kelas 6 Tema 7 Halaman 20


Apa perbedaan fisik perempuan sebelum dan setelah masa pubertas? Diskusikan bersama teman sekelompokmu, lalu bacakan hasilnya di depan kelompok-kelompok lain.
Jawaban :
Sebelum masa pubertas
  1. Dada kecil
  2. Suara tidak melengking
  3. Panggul kecil
Setelah masa pubertas
  1. Dada membesar
  2. Suara melengking
  3. Pinggul membesar

Jawaban Tematik Kelas 6 Tema 7 Subtema 1 Pembelajaran 1

Kunci Jawaban Tematik Kelas 6 Tema 7 Subtema 1 Pembelajaran 1


Jawaban Tematik Kelas 6 Tema 7 Halaman 1 dan 2


Perhatikan gambar di atas.

Menurutmu, kegiatan apa yang ditunjukkan pada gambar di atas?
Jawaban : Orang yang sedang melakukan rapat (musyawarah)

Apakah kamu pernah menyaksikan rapat RT di lingkunganmu? Coba ceritakan.
Jawaban : Pernah. Ketika akan memperbaiki jembatan, saya diajak ayah untuk mengikuti rapat yang diselenggarakan di rumah pak RT. Di sana dibahas tentang rencana memperbaiki jembatan desa. Orang-orang memberikan pendapat dengan sopan.

Apa yang harus dilakukan oleh seorang pemimpin?
Jawaban : Pemimpin harus mampu memimpin rapat dengan baik. Sehingga tidak terjadi pertengkaran di dalam rapat. Selain itu, pemimpin harus mau menerima saran dari anggotanya.

Menurutmu, kemampuan apa yang harus dimilki oleh seorang pemimpin?
Jawaban : Kemampuan yang harus dimiliki oleh pemimpin adalah menjaga persatuan anggotanya, menerima pendapat, serta mampu memecahkan masalah.

Apakah kamu ingin menjadi pemimpin? Coba, ceritakan.
Jawaban : Iya, saya ingin menjadi pemimpin. Saat saya besar nanti saya ingin menjadi pemimpin yang mampu menciptakan persatuan dan perdamaian di masyarakat.

Ibu RT, Sang Pemersatu 

Kampung Sehat Melati menjadi kampung percontohan. Kampung ini sering dikunjungi masyarakat dari berbagai penjuru. Lingkungan yang bersih, warga yang sehat, dan warga yang kreatif sering diliput berbagai media untuk dijadikan panutan masyarakat. Tidak seperti lazimnya permukiman lain, warga Kampung Sehat Melati mendaulat seorang ibu sebagai ketua RT. Ia adalah Ibu Erika, seorang guru sekolah dasar yang ramah, bersahaja, dan juga berwibawa. Bagi warga, Ibu Erika adalah pengayom yang selalu dapat mereka datangi untuk mencari solusi berbagai masalah.

Ibu Erika menyadari bahwa kehidupan bermasyarakat kadang menimbulkan perselisihan. Perselisihan karena adanya perbedaan nilainilai antaranggota masyarakat. Oleh karena itu, Ibu Erika berinisiatif untuk memperbanyak kegiatan yang melibatkan seluruh warga. Senam sehat bersama, misalnya, bukan sekadar ingin mewujudkan masyarakat sehat, tapi juga bertujuan mempererat hubungan antarwarga. Setelah senam, warga berkumpul di lapangan. Mereka membawa makanan kecil untuk dinikmati bersama sambil bertukar cerita.

Ibu Erika juga mengajak warga mempraktikkan pengelolaan sampah mandiri. Untuk memotivasi warga, Ibu Erika ikut bekerja membersihkan lingkungan dalam setiap kegiatan kerja bakti.

Ibu Erika berencana mendirikan Pos Pelayanan Terpadu. Ketika memaparkan rencananya, di hadapan seluruh warga ia menyampaikan ajakannya, “Selamat pagi Bapak dan Ibu, selamat datang di acara kebersamaan yang diadakan di hari Minggu ini. Saya sangat senang dapat bertemu seluruh warga pada acara yang menyatukan kita semua.”

“Bapak dan Ibu, pada kesempatan ini saya ingin menyampaikan pentingnya kebersamaan untuk kesejahteraan warga. Kesejahteraan yang saya maksud kali ini adalah kesehatan. Bagi saya, warga yang sejahtera adalah warga yang sehat.”

“Wargaku tercinta. Kita boleh berbangga, kampung kita dijadikan contoh oleh banyak pihak. Pola hidup bersih yang kita nikmati hasilnya, ternyata tidak hanya bermanfaat bagi diri kita sendiri. Namun, kita tidak boleh berpuas diri. Masih banyak hal yang harus kita kembangkan bersama untuk menjadi lebih baik, lebih sehat, dan lebih sejahtera.”

“Untuk melanjutkan cita-cita mewujudkan kampung sehat, saya mengajak seluruh warga aktif terlibat dalam Pos Pelayanan Terpadu yang akan kita kelola bersama. Mari kita berusaha mewujudkan masyarakat sehat secara mandiri. Saya percaya bahwa kesehatan masyarakat harus menjadi perhatian kita semua. Saya menunggu peran setiap warga.”

“Para dokter, perawat, bidan, dan tenaga kesehatan lainnya, mari sisihkan sedikit waktu untuk menyumbangkan ilmu dan tenaga Bapak dan Ibu demi kesehatan lingkungan terdekat. Bukan pundi uang yang akan bertambah, tetapi pundi amal yang akan berlimpah. Bukan untuk ketenaran nama sebagai orang hebat, tetapi demi kehidupan kampung yang sehat dan kuat.”

“Bapak dan Ibu, terima kasih atas seluruh dukungan yang telah diberikan selama ini. Terima kasih juga telah datang ke acara rutin bulanan di hari ini. Semoga pertemuan kita kali ini, dapat memberikan manfaat bagi seluruh warga.”

Ternyata, kerelawanan para dokter dan perawat memang dinikmati dan bahkan menular ke warga lain. Banyak warga yang menawarkan tenaga untuk bergantian melakukan pelayanan timbang berat badan, membuat kartu sehat, mengingatkan jadwal imunisasi, bahkan memasak makanan sehat sekali sepekan untuk dibagikan kepada anak-anak.

Warga Kampung Sehat Melati sangat beruntung memiliki sosok Ibu Erika sebagai ketua RT. Kampung Sehat Melati tidak sekadar rindang, bersih, dan sehat. Dengan teladan serta nilai-nilai luhur yang ditularkannya, kehidupan warga berjalan rukun, tenteram, dan produktif.

Jawaban Tematik Kelas 6 Tema 7 Halaman 5


Siapakah nama pembicara dalam pidato pada bacaan?
Jawaban : Ibu Erika

Siapa pendengar pidato?
Jawaban : Warga Kampung Sehat Melati

Bagaimana sikap kepemimpinan ibu RT dalam bacaan itu?
Jawaban : Sikap kepemimpinan Ibu Erika sangat baik. Dia mampu mengajak warga desa menjaga kebersihan. Selain itu, dia juga mampu untu memimpin warga desa sehingga kampungnya menjadi kampung percontohan.


Jawaban Tematik Kelas 6 Tema 7 Halaman 7


Dalam bacaan “Ibu RT, Sang Pemersatu”, selain ada pembicara yang menyampaikan pidato dan pendengar, ada juga tempat berlangsungnya pidato dan suasana ketika pidato disampaikan. Coba, tuliskan:
  1. tempat pidato jawaban : balai desa
  2. suasana saat disampaikannya pidato Jawaban : suasana tertib warga mendengarkan pidato yang disampaikan dengan baik.

Jawaban Tematik Kelas 6 Tema 7 Halaman 8



Berdasarkan pidato pada bacaan “Ibu RT, Sang Pemersatu”, lengkapi bagan berikut.
Jawaban :
Tema: Rencana mendirikan Posyandu
Pembicara: Ibu Erika
Pendengar: Warga Kampung 
Tempat: Balai desa
Urutan isi pidato:
  1. Pembukaan
  2. Memotivasi warga kampung.
  3. Meminta peran serta masyarakat dalam kegiatan Posyandu
  4. Mengajak tenaga kesehatan untuk menyisihkan waktu membantu pelaksanaan posyandu.
  5. Penutup

Jawaban Tematik Kelas 6 Tema 7 Halaman 9


Apa perbedaan fisik laki-laki sebelum dan setelah masa pubertas?
Jawaban : 
  1. Sebelum pubertas dada belum bidang, pada masa pubertas dada lebih bidang.
  2. Sebelum pubertas belum tumbuh jakun, pada masa pubertas mulai tumbuh jakun.
  3. Sebelum pubertas belum tumbuh kumis, pada masa pubertas tumbuh kumis

Jawaban Tematik Kelas 6 Tema 7 Halaman 11


Dari pembelajaran pada tema 6, kamu telah mengetahui masa pubertas. Kamu juga telah mengetahui cara menyikapi masa pubertas. Coba, buatlah rencana karya berisi cara menyikapi masa pubertas. Kerjakan bersama kelompokmu. Kamu dapat membuat poster atau buklet sederhana. Tuliskan rencana karya yang akan kamu buat dalam bentuk seperti berikut.
Jawaban :
Rencana Karya
Jenis Karya : Poster
Bahan dan Alat : Kertas karton putih, cat poster, pensil, penghapus, spidol, kuas, gambar-gambar dari majalah bekas atau koran bekas.
Isi dalam Karya : Perilaku dan kebiasaan yang harus dilakukan dalam menyikapi masa pubertas, dalam bentuk tulisan singkat dan gambar pendukung.

RPP Kelas 6 Semester 2 Revisi 2018

RPP Kelas 6 Semester 2 Revisi 2018 - Mungkin banyak yang melakukan pencarian "RPP Kelas 6 Semester 2" yang terbaru, namun selalu memperoleh hasil yang tidak sesuai harapan. Hal ini karena RPP yang muncul adalah RPP yang lama. Keluarnya buku kelas 6 semester 2 revisi 2018, membuat banyak RPP yang biasanya beredar di internet menjadi tidak bisa dipergunakan lagi. Karena isi buku mengalami perubahan.

RPP Kelas 6 Semester 2 Revisi 2018



Dalam kesempatan ini, gatra guru akan membagikan RPP Kelas 6 Semester 2 Revisi 2018. RPP ini terdiri atas RPP Kelas 6 Semester 2 Tema 6 Revisi 2018, RPP Kelas 6 Semester 2 Tema 7 Revisi 2018, RPP Kelas 6 Semester 2 Tema 8 Revisi 2018, dan RPP Kelas 6 Semester 2 Tema 9 Revisi 2018.


RPP Kelas 6 Semester 2 Tema 6 Revisi 2018


Sesuai buku K13 Kelas 6 Semester 2 Revisi 2018, Tema 6 untuk kelas 6 adalah menuju masyarakat sejahtera. Ada tiga subtema dalam tema 6 ini yang meliputi subtema 1 Masyarakat Peduli Lingkungan, subtema 2 Membangun Masyarakat Sejahtera, dan subtema 3 Masyarakat Sejahtera, Negara Kuat.



RPP Kelas 6 Semester 2 Tema 7 Revisi 2018


Sesuai buku K13 Kelas 6 Semester 2 Revisi 2018, Tema 7 untuk kelas 6 adalah Kepemimpinan. Ada tiga subtema dalam tema 7 ini yang meliputi subtema 1 Pemimpin di Sekitarku, subtema 2 Pemimpin Idolaku, dan subtema 3 Pemimpin Idolaku.



RPP Kelas 6 Semester 2 Tema 8 Revisi 2018


Sesuai buku K13 Kelas 6 Semester 2 Revisi 2018, Tema 8 untuk kelas 6 adalah Bumiku. Ada tiga subtema dalam tema 8 ini yang meliputi subtema 1 Perbedaan Waktu dan Pengaruhnya, subtema 2 Bumiku dan Musimnya, dan subtema 3 Bumi, Matahari, dan Bulan.



RPP Kelas 6 Semester 2 Tema 9 Revisi 2018


Sesuai buku K13 Kelas 6 Semester 2 Revisi 2018, Tema 9 untuk kelas 6 adalah Menjelajah Angkasa Luar. Ada tiga subtema dalam tema 9 ini yang meliputi subtema 1 Keteraturan yang Menakjubkan, subtema 2 Benda Angkasa Luar dan Rahasianya, dan subtema 3 Tokoh Penjelajah Ruang Angkasa.


Download RPP Kelas 6 Semester 2 Revisi 2018



NO TEMA LINK DOWNLOAD
1 RPP Kelas 6 Tema 6 Menuju Masyarakat Sejahtera Download
2 RPP Kelas 6 Tema 7 Kepemimpinan Download
3 RPP Kelas 6 Tema 8 Bumiku Download
4 RPP Kelas 6 Tema 9 Menjelajah Angkasa Luar Download


Untuk mendownload, silakan klik pada tulisan Download. Nanti akan langsung dibawa ke google drive. File dalam bentuk word sehingga mudah untuk diedit.


RPP tersebut sudah sesuai dengan buku kelas 6 semester 2 revisi 2018. Untuk format, silakan disesuaikan dengan format RPP di sekolah masing-masing. Semoga postingan ini bermanfaat.

Lomba dan Kegiatan Nasional Yang Bisa Diikuti Guru Di Tahun 2019

Lomba dan Kegiatan Nasional Yang  Bisa Diikuti Guru Di Tahun 2019 - Banyak kegiatan maupun lomba tingkat nasional yang diselenggarakan untuk guru. Tujuannya untuk memberikan apresiasi maupun meningkatkan kompetensi guru. Di tahun 2019 ada banyak kegiatan dan lomba yang bisa guru ikuti.


Lomba dan Kegiatan Nasional Yang  Bisa Diikuti Guru Di Tahun 2019

1. Olimpiade Guru Nasional (OGN) 2019



Olimpiade Guru Nasional atau OGN merupakan ajang lomba olimpiade yang diselenggarakan untuk guru. Lomba ini diselenggarakan oleh Subdit Kesharlindung. Pelaksanaan lomba ini biasanya di bulan Juli untuk ditingkat provinsi. Pedoman lomba bisa diunduh dengan cara membuat akun di Kesharlindung.


2. Lomba Inovasi Pembelajaran (INOBEL) 2019


Lomba Inovasi Pembelajaran adalah lomba membuat karya inovasi pembelajaran. Karya ini bisa berupa, metode mengajar, media pembelajaran, bahan ajar maupun karya-karya lain yang bisa diterapkan dalam pembelajaran. Lomba ini juga diselenggarakan oleh kesharlindung. Tahapan kegiatan lombanya pun cukup panjang. Mulai dari pendaftaran, pengumpulan karya, workshop inobel, dan final inobel. Bila ingin mengikuti kegiatan ini, guru harus membuat akun di Kesharlindung.


3. Seminar Nasional 2019


Kegiatan selanjutnya adalah seminar nasional. Kegiatan ini juga diselenggarakan oleh Kesharlindung. Guru yang ingin mengikuti kegiatan ini harus membuat karya tulis (makalah) sesuai dengan tema yang diberikan. Guru yang makalahnya dianggap layak akan diundang untuk mempresentasikan makalahnya di tingkat nasional. Setiap tahun, seminar nasional dilaksanakan dua kali.


4. Bimtek Perlindungan Profesi Guru


Selain memberikan penghargaan, Subdit Kesharlindung Dikdas juga memberikan perlindungan bagi guru-guru. Salah satu cara mensosialisasikannya, adalah dengan menyelenggarakan bimek perlindungan profesi. Guru yang ingin mengikuti kegiatan ini diminta untuk mengirimkan naskah tentang perlindungan guru. Nantinya naskah tersebut akan diseleksi. Pendaftaran dan pengiriman naskah dilakukan melalui akun kesharlindung.


5. Anugerah Konstitusi 2019


Lomba yang tidak kalah bergengsi selanjutnya adalah lomba anugerah konstitusi. Lomba ini khusus untuk guru PPKn dan guru kelas. Untuk mengikuti lomba ini, guru bisa mendaftar melalui akun kesharlindung dikdas.


6. Lomba Mobile Aplikasi Ki Hajar 2019


Lomba ini diselenggarakan oleh  BPMPK Kemendikbud. Peserta diharapkan membuat aplikasi pembelajaran yang bisa dijalankan melalui perangkat ponsel pintar. Untuk bisa mengikuti kegiatan ini, guru harus membuat akun di m-edukasi.


Demikianlah informasi mengenai Lomba dan Kegiatan Nasional Yang  Bisa Diikuti Guru Di Tahun 2019. Apabila ada pertanyaan, bisa dilakukan melalui kolom komentar. Postingan ini akan diupdate apabila ada informasi terbaru mengenai lomba ataupun kegiatan nasional untuk guru.

Daftar Perguruan Tinggi Penyelenggara PPG 2019

Daftar Perguruan Tinggi Penyelenggara PPG 2019 - Proses sertifikasi di tahun 2019 akan dilakukan melalui Pendidikan Profesi Guru (PPG). Tidak semua perguruan tinggi bisa menyelenggarakan kegiatan ini. Sesuai dengan permendikbud, perguruan tinggi penyelenggara PPG 2019 harus memiliki nilai akreditasi minimal B.

Daftar Perguruan Tinggi Penyelenggara PPG 2019


Berikut merupakan Daftar Perguruan Tinggi Penyelenggara PPG 2019. Daftar berikut dikeluarkan oleh Kemenrisetdikti.


Daftar Perguruan Tinggi Penyelenggara PPG 2019



  1. Institut Agama Kristen Negeri Ambon
  2. Universitas Ahmad Dahlan
  3. Universitas Bengkulu
  4. Universitas Cendrawasih
  5. Universitas Halu Oleo
  6. Universitas Hamzanwadi
  7. Universitas Islam Malang
  8. Universitas Islam Nusantara
  9. Universitas Jember
  10. Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya
  11. Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
  12. Universitas Khairun
  13. Universitas Kristen Satya Wacana
  14. Universitas Lambung Mangkurat
  15. Universitas Lampung
  16. Universitas Mataram
  17. Universitas Muhammadiyah Gresik
  18. Universitas Muhammadiyah Jakarta
  19. Universitas Muhammadiyah Jember
  20. Universitas Muhammadiyah Makassar
  21. Universitas Muhammadiyah Malang
  22. Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka
  23. Universitas Muhammadiyah Purwokerto
  24. Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara
  25. Universitas Muhammadiyah Surakarta
  26. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
  27. Universitas Mulawarman
  28. Universitas Negeri Gorontalo
  29. Universitas Negeri Jakarta
  30. Universitas Negeri Makassar
  31. Universitas Negeri Malang
  32. Universitas Negeri Manado
  33. Universitas Negeri Medan
  34. Universitas Negeri Padang
  35. Universitas Negeri Semarang
  36. Universitas Negeri Surabaya
  37. Universitas Negeri Yogyakarta
  38. Universitas Nusa Cendana
  39. Universitas Pakuan
  40. Universitas Palangka Raya
  41. Universitas Papua
  42. Universitas Pasundan
  43. Universitas Pattimura
  44. Universitas Pendidikan Ganesha
  45. Universitas Pendidikan Indonesia
  46. Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong
  47. Universitas PGRI Adi Buana
  48. Universitas PGRI Palembang
  49. Universitas PGRI Semarang
  50. Universitas PGRI Yogyakarta
  51. Universitas Riau
  52. Universitas Sanata Dharma
  53. Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa
  54. Universitas Sebelas Maret
  55. Universitas Sriwijaya
  56. Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  57. Universitas Swadaya Gunung Djati
  58. Universitas Syiah Kuala
  59. Universitas Tadulako
  60. Universitas Tanjungpura
  61. Universitas Veteran Bangun Nusantara
Demikianlah informasi mengenai Daftar Perguruan Tinggi Penyelenggara PPG 2019. Semoga bermanfaat.

Kisi-Kisi USBN SD 2018/2019 Lengkap Dengan Nomor Soal

Kisi-Kisi USBN SD 2018/2019 Lengkap Dengan Nomor Soal - Pelaksanaan Ujian Sekolah Berstandar Nasional untuk sekolah dasar akan dilaksanakan pada bulan April 2019. Guru kelas 6 tentu sudah mulai menyiapkan siswanya dalam menghadapi ujian tersebut. Kali ini saya akan membagikan Kisi-Kisi USBN SD 2018/2019 Lengkap Dengan Nomor Soal. Dalam postingan ini saya akan membahas jadwal USBN SD Tahun 2019, Kisi-Kisi USBN IPA SD 2019 lengkap dengan nomor soal, Kisi-Kisi USBN Matematika SD 2019 lengkap dengan nomor soal, dan Kisi-Kisi USBN Bahasa Indonesia SD 2019 lengkap dengan nomor soal.

Kisi-Kisi USBN SD 2018/2019 Lengkap Dengan Nomor Soal

Jadwal USBN SD Tahun 2019


Seperti yang tertuang dalam Pos USBN yang dikeluarkan oleh BSNP, pelaksanaan ujian sekolah berstandar nasional untuk sekolah dasar akan dilaksanakan pada bulan April 2019. Ada tiga mata pelajaran yang akan diujikan. Mata pelajaran tersebut meliputi IPA, Matematika, dan Bahasa Indonesia. Selain itu, juga diberikan jadwal ujian susulan bagi siswa yang tidak bisa mengikuti USBN SD 2019 sesuai jadwal.


NO UJIAN HARI, TANGGAL WAKTU MATA PELAJARAN
1 USBN
USBN Susulan
Senin, 22 April 2019
Jumat, 26 April 2019
08.00-10.00 Bahasa Indonesia
2 USBN
USBN Susulan
Selasa, 23 April 2019
Senin, 29 April 2019
08.00-10.00 Matematika
3 USBN
USBN Susulan
Rabu, 24 April 2019
Selasa, 30 April 2019
08.00-10.00 IPA



Kisi-Kisi USBN IPA SD 2019 Lengkap Dengan Nomor Soal



USBN IPA SD Tahun 2019 diselenggarakan pada tanggal 22 April 2019. Sebanyak 35 pilihan ganda dan 5 soal uraian akan diberikan pada siswa. Sebanyak 10 dari jumlah soal merupakan soal yang dibuat pusat melalui Puspendik.

Ruang lingkup materi yang akan diujikan soal pusat meliputi:

  1. Hubungan antar makhluk hidup dengan lingkungannya
  2. Penyesuaian diri makhluk hidup
  3. Keseimbangan lingkungan
  4. Perkembangbiakan tumbuhan
  5. Mekanisme sistem organ
  6. Pengaruh gaya terhadap gerak, arah, dan bentuk benda
  7. Bunyi
  8. Listrik dan magnet
  9. Gerhana bulan dan gerhana matahari
  10. Suhu dan kalor




Kisi-Kisi USBN Matematika SD 2019 Lengkap Dengan Nomor Soal



USBN Matematika SD Tahun 2019 diselenggarakan pada tanggal 23 April 2019. Total soal yang diberikan berjumlah 35 soal dengan rincian 30 pilihan ganda dan 5 soal uraian. Sebanyak 9 soal akan dibuat oleh pusat melalui Puspendik.

Ruang lingkup materi yang akan diujikan soal pusat meliputi:

  1. FPB
  2. Pecahan
  3. Operasi bilangan cacah
  4. Koordinat Kartesius
  5. Simetri
  6. Luas gabungan bangun datar
  7. Diagram lingkaran
  8. Penyajian data
  9. Perbandingan




Kisi-Kisi USBN Bahasa Indonesia SD 2019 Lengkap Dengan Nomor Soal



USBN Bahasa Indonesia SD Tahun 2019 diselenggarakan pada tanggal 24 April 2019. Total soal yang diberikan berjumlah 40 soal dengan rincian 35 pilihan ganda dan 5 soal uraian. Sebanyak 11 soal akan dibuat oleh pusat melalui Puspendik.

Ruang lingkup materi yang akan diujikan soal pusat meliputi:
  1. Menggali informasi tersirat dalam karya sastra (menyimpulkan/memaknai bagian teks)
  2. Memprediksi kejadian berdasarkan isi teks
  3. Menentukan nilai-nilai cerita
  4. Menentukan keteladanan tokoh cerita
  5. Menyusun berbagai petunjuk (menggunakan sesuatu)
  6. Melengkapi berbagai jenis teks (laporan, iklan, pidato)
  7. Memperbaiki tata kalimat dalam paragraf
  8. Menggunaan tanda baca
  9. Memperbaiki kesalahan penggunaan ejaan
  10. Menyusun berbagai teks (deskripsi, narasi)

Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD) Informatika SMA Terbaru

Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD) Informatika SMA Terbaru

Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Informatika SMA Kelas X



Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu (1) kompetensi sikap spiritual, (2) sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi tersebut dicapai melalui proses pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan/atau ekstrakurikuler.

Rumusan Kompetensi Sikap Spiritual yaitu, “Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya”. Adapun rumusan Kompetensi Sikap Sosial yaitu, “Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerja sama, toleran, damai), santun, responsif, dan pro-aktif sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia”. Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching), yaitu keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran, serta kebutuhan dan kondisi peserta didik.

Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran berlangsung, dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter peserta didik lebih lanjut.

Kompetensi Pengetahuan dan Kompetensi Keterampilan dirumuskan sebagai berikut ini.

Kompetensi Inti 3 (Pengetahuan) Kompetensi Inti 4 (Keterampilan)
3. Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah. 4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, bertindak secara efektif dan kreatif, dan mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan.
Kompetensi Dasar 3 (Pengetahuan) Kompetensi Dasar 4 (Keterampilan)
Teknologi Informasi dan Komunikasi
3.1 Mengenal lebih dalam integrasi antar aplikasi office (pengolah kata, angka, presentasi). 4.1.1 Membuat laporan yang membutuhkan integrasi objek berupa teks, data dalam bentuk angka maupun visualisasi chart/grafik, gambar/foto.
4.2.1 Memakai fitur lanjut aplikasi office.
Teknik Komputer
3.2.1 Memahami interaksi antara perangkat keras, perangkat lunak dan pengguna.
3.2.2 Mengenal jenis-jenis persoalan terkait penggunaan komputer yang lebih kompleks dari sebelumnya.
4.2 Melakukan interaksi (transfer data, tethering) antara dua atau lebih perangkat yang berbeda.
Jaringan Komputer/Internet
3.3 Mengenal jaringan komputer lebih teknis. 4.3.1 Menjelaskan komponen jaringan dan mekanisme yang terjadi dalam sebuah jaringan.
4.3.2 Menjelaskan jenis-jenis jaringan komputer
Analisis Data
3.4 Memahami bahwa data dapat dikoleksi secara kontinyu dan otomatis melalui berbagai perangkat. 4.4 Melakukan berbagai cara pengumpulan data yang dijelaskan di kelas
3.5 Memahami aspek privasi dalam pengumpulan data. 4.5 Mengambil dan mempublikasi data dengan memerhatikan aspek privasi. memanfaatkan fitur visualisasi dari pengolah angka
3.6 Memahami data yang terkumpul dalam jumlah besar yang dapat ditransformasi, digeneralisasi, disederhanakan. 4.6 Memroses data dengan fitur lanjut pemroses angka.
3.7 Mengenal berbagai cara visualiasi data. 4.7 Memvisualisasikan data dalam jumlah besar serta memberikan interpretasi yang berdasarkan penalaran dan prediksi data dengan
Algoritma dan Pemrograman
3.8.1 Mengenal notasi algoritma.
3.8.2 Mengenal struktur/templates program dalam bahasa yang diajarkan.
3.8.3 Memahami variabel, value, konstanta, ekspresi dan instruksi input/output.
3.8.4 Memahami mekanisme eksekusi kondisional dan loop.
3.8.5 Memahami struktur data dasar (array sederhana).
4.8.1 Menulis program sederhana dengan satu program utama yang memakai salah satu atau gabungan dari pengetahuan 3.8.1 sampai dengan 3.8.5
4.8.2 Mengkombinasikan struktur kontrol dan mengetahui akibatnya, berdasarkan dengan pengathuan 3.8.1 sampai dengan 3.8.5
Dampak Sosial Informatika
3.10.1 Mengenal Aspek sosial dari penggunaan komputer. 3.10.2 Mengetahui bahwa rancangan dan penggunaan teknologi dapat memperbaiki kualitas hidup atau memperburuk, bahkan memperlebar kesenjangan untuk mengakses informasi. 4.10 Menunjukkan dan menjelaskan kasus-kasus sosial dari implementasi produk TIK yang menimbulkan dampak positif dan/atau negatif.
Berpikir Komputasional (Tematis)
3.11 Computational Thinking untuk menyelesaikan persoalan yang lebih kompleks dari sebelumnya, yang membutuhkan dekomposisi, abstraksi dan representasi data, serta berpola. 4.11 Memecahkan persoalan agak kompleks yang membutuhkan dekomposisi, abstraksi dan representasi data serta berpola.
Praktik Lintas Bidang (Tematis)
3.12 Cross-Cut Component, Capstone (Integrasi pengetahuan dan keterampilan), Praktek 4.12.1 Membina Budaya kerja masyarakat digital dalam tim yang inklusif.
4.2.2 Berkolaborasi untuk melaksanakan tugas dengan tema komputing.
4.12.3 Mengenali dan mendefinisikan Persoalan yang pemecahannya dapat didukung dengan komputer.
4.12.4 Mengembangkan dan menggunakan abstraksi.
4.12.5 Mengembangkan Artefak komputasional (produk TIK): Siswa mampu membuat program sederhana untuk menunjang komputasi yang dibutuhkan di pelajaran lain.
4.12.6 Mengembangkan rencana pengujian, Menguji dan mendokumentasikan hasil uji artefak Komputasional (produk TIK).
4.12.7 Mengkomunikasikan suatu proses, fenomena, solusi TIK dengan mempresentasikan, memvisualisasikan serta memerhatikan Hak kekayaan intelektual.


Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Informatika SMA Kelas XI 


Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu (1) kompetensi sikap spiritual, (2) sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi tersebut dicapai melalui proses pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan/atau ekstrakurikuler.

 Rumusan Kompetensi Sikap Spiritual yaitu, “Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya”. Adapun rumusan Kompetensi Sikap Sosial yaitu, “Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerja sama, toleran, damai), santun, responsif, dan pro-aktif sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia”. Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching), yaitu keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran, serta kebutuhan dan kondisi peserta didik.

Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran berlangsung, dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter peserta didik lebih lanjut.

Kompetensi Pengetahuan dan Kompetensi Keterampilan dirumuskan sebagai berikut ini.


Kompetensi Inti 3 (Pengetahuan) Kompetensi Inti 4 (Keterampilan)
3. Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah. 4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, bertindak secara efektif dan kreatif, dan mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan.
Kompetensi Dasar 3 (Pengetahuan) Kompetensi Dasar 4 (Keterampilan)
Teknik Komputer
3.1 Memahami cara merakit/memrogram piranti sederhana (embedded system) yang tersedia di pasaran. 4.1 Memrogram dan merakit piranti sederhana embedded system (berangkat dari contoh yang sudah ada) yang bersifat tepat guna.
Jaringan Komputer/Internet
3.2.1 Mengenal topologi jaringan, sehingga berapa banyak komputer yang terhubung serta dampaknya terbatas.
3.2.2 Memahami bahwa keamanan jaringan tergantung dari kombinasi perangkat keras, perangkat lunak, dan harus ada sistem yang baik untuk mengontrol akses data ke sistem.
4.2 Melakukan setting koneksi dengan aman ke jaringan dari suatu perangkat.
Analisis Data
3.3 Memahami bahwa Data dapat bersifat kompleks dan dapat didekomposisi menjadi elemenelemen data. 4.3 Mengumpulkan data besar dari berbagai sumber.
3.4 Memahami bahwa organisasi dan penyimpanannya akan mempengaruhi cost, speed, reliability, accesability, privacy dan itegerity. 4.4 Mengorganisasikan, menyimpan dan mengolah data yang kompleks berdasarkan suatu model yang sudah ada.
3.5 Memahami bahwa penalaran dan prediksi terhadap suatu data tergantung pada model. 4.5 Memeriksa kesesuaian model terhadap data.
Algoritma dan Pemrograman
3.6.1 Mengenal modularisasi dalam penulisan program. 3.6.2 Mengenal beberapa proses standard (search, sort) yang primitif/sederhana. 4.6 Menulis program yang mengandung prosedur/fungsi dan array (Siswa mampu menulis pemecahan persoalan dalam bentuk program moduler, yang sudah mengandung parameter-parameter).
3.7 Mengetahui adanya algoritmaalgoritma standar yang efisien untuk keperluan-keperluan tertentu termasuk yang berdasarkan konsep AI. 4.7.1 Melakukan pemecahan persoalan dengan cara sederhana.
4.7.2 Melakukan pemecahan persoalan dengan cara lebih advance.
4.7.3 Mengevaluasi dan memilih algoritma berdasarkan perfomansi, penggunaan ulang dan kemudahan implementasi.
4.7.4 Mengenal beberapa algoritma yang dipakai mengembangkan software, mengamankan data dan menyimpan informasi.
Dampak Sosial Informatika
3.8.1 Mengetahui hak kekayaan intelektual dari karya perangkat TIK yang dihasilkan. 3.8.2 Mengetahui adanya berbagai lisensi dalam penggunakan komponen perangkat yang dibuat. 4.8 Mengidentifikasi lisensi dari komponen perangkat lunak.
3.9 Mengetahui aspek ekonomi dan bisnis dari suatu kekayaan intelektual. 4.9 Menjelaskan aspek ekonomi dan bisnis dari perangkat TIK yang dihasilkan.
Berpikir Komputasional (Tematis)
3.10 Computational Thinking untuk memecahkan persoalan yang lebih kompleks dari sebelumnya, dengan data bervolume lebih besar. 4.10 Memecahkan persoalan kompleks yang membutuhkan dekomposisi, abstraksi dan representasi data dan ukuran data cukup besar.
Praktik Lintas Bidang (Tematis)
3.11 Cross-Cut Component, Capstone (Integrasi pengetahuan dan keterampilan), Praktek 3.11.1 Membina budaya kerja masyarakat digital dalam tim yang inklusif.
3.11.2 Mampu berkolaborasi untuk melaksanakan tugas dengan tema komputing khususnya dalam file sharing.
3.11.3 Mengenali dan mendefinisikan Persoalan yang pemecahannya dapat didukung dengan komputer.
3.11.4 Mengembangkan dan menggunakan abstraksi.
3.11.5 Mengembangkan program yang melakukan komputasi sederhana untuk menunjang pelajaran lainnya.
3.11.6 Mengembangkan rencana pengujian, Menguji dan mendokumentasikan hasil uji artefak Komputasional (produk TIK).
3.11.7 Mengkomunikasikan suatu proses, fenomena, solusi TIK dengan mempresentasikan, memvisualisasikan serta memerhatikan Hak kekayaan intelektual.

Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Informatika SMA Kelas XII


Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu (1) kompetensi sikap spiritual, (2) sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi tersebut dicapai melalui proses pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan/atau ekstrakurikuler.

 Rumusan Kompetensi Sikap Spiritual yaitu, “Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya”. Adapun rumusan Kompetensi Sikap Sosial yaitu, “Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerja sama, toleran, damai), santun, responsif, dan pro-aktif sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia”. Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching), yaitu keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran, serta kebutuhan dan kondisi peserta didik.

Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran berlangsung, dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter peserta didik lebih lanjut.

Kompetensi Pengetahuan dan Kompetensi Keterampilan dirumuskan sebagai berikut ini.


Kompetensi Inti 3 (Pengetahuan) Kompetensi Inti 4 (Keterampilan)
3. Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah. 4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, bertindak secara efektif dan kreatif, dan mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan.
Kompetensi Dasar 3 (Pengetahuan) Kompetensi Dasar 4 (Keterampilan)
Algoritma dan Pemrograman
3.1 Mengetahui kualitas program/source code dari kriteria yang diberikan (readability. Robustness, performance). 4.1 Melakukan modifikasi program tanpa mengubah struktur dan menyebabkan masalah.
3.2 Memahami test case dan tata cara pengujian program. 4.2 Bekerja dalam tim untuk mengembangkan dan menguji program.
Dampak Sosial Informatika
3.3 Mengetahui dan memahami aspek legal dari TIK seperti : privacy, data, property, information, identity serta dampaknya. 4.3 Menjelaskan aspek legal dari TIK.
3.4 Mengetahui ada berbagai hukum dan etik internasional yang dapat mempengaruhi aspek legal perangkat lunak. 4.4 Menjelaskan berbagai hukum dan etik internasional terkait aspek legal perangkat TIK.
3.5 Mengetahui manfaat kemampuan TIK dan Informatika dalam berbagai bidang pekerjaan. 4.5 Menjelaskan manfaat kemampuan TIK dan Informatika dalam peningkatan karir dalam berbagai bidang pekerjaan.
Berpikir Komputasional (Tematis)
3.6 Computational Thinking untuk menyelesaikan persoalan lebih kompleks, membutuhkan dekomposisi lebih rumit, dengan abstraksi lebih formal, data banyak, dan menuliskan solusi algoritmik 4.6 Memecahkan persoalan kompleks yang membutuhkan dekomposisi, abstraksi dan representasi data serta solusi algoritmiknya.
Praktik Lintas Bidang (Tematis)
3.7 Cross-Cut Component, Capstone (Integrasi pengetahuan dan keterampilan), Praktek 4.7.1 Membina budaya kerja masyarakat digital dalam tim yang inklusif.
4.7.2 Mampu berkolaborasi untuk melaksanakan tugas dengan tema komputing khususnya dalam file sharing.
4.7.3 Mengenali dan mendefinisikan Persoalan yang pemecahannya dapat didukung dengan komputer.
4.7.4 Mengembangkan dan menggunakan abstraksi. 4.7.5 Melakukan tailoring/aplikasi (aplikasi khusus): membuat karya teknologi untuk memecahkan persoalan.
4.7.6 Mengembangkan rencana pengujian, Menguji dan mendokumentasikan hasil uji artefak Komputasional (produk TIK atau informatika).
4.7.7 Mengkomunikasikan suatu proses, fenomena, solusi TIK dengan mempresentasikan, memvisualisasikan serta memerhatikan Hak kekayaan intelektual.

Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Informatika SMP Terbaru

Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Informatika SMP Terbaru

Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Informaika SMP Kelas VII


Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu (1) kompetensi sikap spiritual, (2) sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi tersebut dicapai melalui proses pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan/atau ekstrakurikuler.

Rumusan Kompetensi Sikap Spiritual yaitu “Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya”. Adapun rumusan Kompetensi Sikap Sosial yaitu “Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, dan percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya”. Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching), yaitu keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran serta kebutuhan dan kondisi peserta didik.

Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran berlangsung dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter peserta didik lebih lanjut. Kompetensi Pengetahuan dan Kompetensi Keterampilan dirumuskan sebagai berikut ini.

Kompetensi Inti 3 (Pengetahuan) Kompetensi Inti 4 (Keterampilan)
3. Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata. 4. Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori.
Kompetensi Dasar 3 (Pengetahuan) Kompetensi Dasar 4 (Keterampilan)
Teknik Komputer
3.1 Mengenal pemfungsian perangkat keras dan sistem operasi, serta aplikasi. 4.1.1 Mengamati saat sebuah piranti (misalnya HP, tablet) dihidupkan sampai siap dipakai.
4.1.2 Mematikan komputer dengan benar.
4.1.3 Menjelaskan macam-macam interaksi dengan antarmuka standar berbagai piranti.
Analisis Data
3.2 Mengenal data berupa angka dan hasil perhitungan rumus, dan cara menyimpan, serta mengaksesnya. 4.2 Membuat sebuah sheet yang mengandung data, rumus dan hasil pemakaian beberapa fungsi.
Algoritma dan Pemrograman
3.3.1 Memahami program visual dari demo dan tutorial.
3.3.2 Mengenal cara kerja dan objekobjek lingkungan pemrograman visual yang dipakai.
4.3.1 Meniru (menulis ulang) sebuah program sederhana di lingkungan visual, untuk berkenalan dengan lingkungan.
Dampak Sosial Informatika
3.4 Memahami makna kolaborasi dalam masyarakat digital. 4.4. (*)
Berpikir Komputasional (Tematis)
3.5 Computational Thinking untuk menyelesaikan persoalan komputasi yang mengandung struktur data lebih kompleks dan berpola. 4.5 Menyelesaikan persoalan-persoalan komputasi yang mengandung graf/jejaring, pola sederhana, dan algoritmik (terutama untuk robot/gerakan visual).
Praktik Lintas Bidang (Tematis)
3.6 (*) 4.6.1 Menumbuhkan budaya kerja masyarakat digital dalam tim yang inklusif.
4.6.2 Berkolaborasi untuk melaksanakan tugas dengan tema komputing.
4.6.3 Mengenali dan mendefinisikan Persoalan yang pemecahannya dapat didukung dengan komputer.
4.6.4 Mengembangkan dan menggunakan abstraksi (model).
4.6.5 Mengembangkan Artefak komputasional (produk TIK): Siswa menulis rumus untuk menunjang komputasi yang dibutuhkan di pelajaran lain.
4.6.6 Mengembangkan rencana pengujian, menguji dan mendokumentasikan hasil uji artefak Komputasional (produk TIK).
4.6.7 Mengkomunikasikan suatu proses, fenomena, solusi TIK dengan mempresentasikan, memvisualisasikan serta memerhatikan Hak kekayaan intelektual.


Keterangan:
(*) tidak ada Kompetensi Dasar

Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Informaika SMP Kelas VIII


Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu (1) kompetensi sikap spiritual, (2) sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi tersebut dicapai melalui proses pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan/atau ekstrakurikuler.

Rumusan Kompetensi Sikap Spiritual yaitu “Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya”. Adapun rumusan Kompetensi Sikap Sosial yaitu “Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, dan percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya”. Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching), yaitu keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran serta kebutuhan dan kondisi peserta didik.

Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran berlangsung dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter peserta didik lebih lanjut.

Kompetensi Pengetahuan dan Kompetensi Keterampilan dirumuskan sebagai berikut ini.
Kompetensi Inti 3 (Pengetahuan) Kompetensi Inti 4 (Keterampilan)
3. Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata. 4. Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori.
Kompetensi Dasar 3 (Pengetahuan) Kompetensi Dasar 4 (Keterampilan)
Jaringan Komputer/Internet
3.1.1 Mengenal Internet dan jaringan lokal, serta komunikasi data via HP (teknologi komunikasi).
3.1.2 Mengenal konektifitas internet melalui jaringan kabel dan nirkabel (bluetooth, wifi, broadband).
3.1.3 Mengenal enkripsi sebagai salah satu cara untuk memproteksi data, merahasiakan, dan membatasi akses terhadap yang tak berhak.
3.2 Memahami bahwa bagaimana manusia berinteraksi dengan komputer melalui algoritma, dan bahwa algoritma dirancang untuk mengeneralisasi solusi berbagai situasi.
4.1 Melakukan koneksi perangkat ke jaringan lokal maupun internet.
4.2.1 Membuat robot yang mampu menggambar atau menulis dengan program sederhana.
4.2.2 Mendefinisikan variabel, menyimpan data dan mengubahnya.
4.2.3 Memakai instruksi kondisional
Dampak Sosial Informatika
3.3.1 Mengenal lebih dalam perkembangan komputer dan teknologi yang mengubah kehidupan sehari-hari.
3.3.2 Mengenal media sosial dan dampaknya.
4.3 Memakai media sosial dengan baik dan berguna, dengan memperhatikan privasi dan hak orang lain.
Berpikir Komputasional (Tematis)
3.4 Computational Thinking untuk persoalan komputasi yang lebih kompleks dari sebelumnya 4.4 Menyelesaikan persoalan-persoalan komputasi yang mengandung jejaring, pola, dan algoritmik.
3.5 (*) 4.5.1 Menumbuhkan budaya informatika dan TIK lewat berpikir komputasional (Fostering computing culture).
4.5.2 Kolaborasi lewat tematik.
4.5.3 Recognizing and defining computational problems (mengenali dan mendefinisikan problemaproblema yang dapat diselesaikan dengan model komputasi.
4.5.4 Developing and using abstractions (mengembangkan dan menggunakan abstraksi.
4.5.5 Creating computational artefacts: Mengembangkan atau bahkan jika mampu menciptakan artefak/produk TIK atau model komputasi misalnya program komputer.
4.5.6 Testing and refining computational artefacts : menguji dan memperbaiki/menyempurnakan artefak/produk TIK atau model komputasi.
4.5.7 Communicating about computing Mengkomunikasikan tentang informatika lewat pengungkapan secara lisan pengalaman berpikir komputasional dan penggunaan TIK.
Keterangan:
(*) tidak ada Kompetensi Dasar

Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Informaika SMP Kelas IX



Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu (1) kompetensi sikap spiritual, (2) sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi tersebut dicapai melalui proses pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan/atau ekstrakurikuler.

Rumusan Kompetensi Sikap Spiritual yaitu “Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya”. Adapun rumusan Kompetensi Sikap Sosial yaitu “Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, dan percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya”. Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching), yaitu keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran serta kebutuhan dan kondisi peserta didik.

Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran berlangsung dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter peserta didik lebih lanjut.

Kompetensi Pengetahuan dan Kompetensi Keterampilan dirumuskan sebagai berikut ini.


Kompetensi Inti 3 (Pengetahuan) Kompetensi Inti 4 (Keterampilan)
3. Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata.(Pengetahuan) 4. Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori.(Keterampilan)
Kompetensi Dasar 3 (Pengetahuan) Kompetensi Dasar 4 (Keterampilan)
Teknologi Informasi dan Komunikasi
3.1 Mengenal fitur lanjut browser. 4.1 Membuat laporan tugas dengan paket office (terpadu).
3.2 Mengenal fitur aplikasi CMS (Content Management System, pengelola konten web, sedapat mungkin yang berupa freeware), dan memakai untuk membuat blog. 4.2 Membuat blog untuk menunjang aktivitas siswa, contohnya membuat logbook kegiatan terkait sekolah.
Teknik Komputer
3.3 Memahami fungsi sistem komputer (hardware dan OS) yang memungkinkannya untuk menerima input, menyimpan, memroses dan mengoutputkan data sesuai dengan spesifikasinya. 4.3.1 Menjelaskan mekanisme di sistem komputer. 4.3.2 Menjelaskan bagaimana data disimpan dan diproses (unit pengolahan logika dan aritmatika).
Analisis Data
3.4 Memahami bahwa setiap aplikasi menyimpan data sesuai representasinya (word-doc, exceltabel, ppt- slides). 4.4 Mengolah data dengan pengolah angka untuk menghilangkan error, menyatakan hubungan, atau memudahkan untuk diproses komputer.
3.5.1 Memahami pengolahan data menggunakan fitur lanjut aplikasi office. 3.5.2 Mengenal model komputasi umum. 4.5 Merancang algoritma untjuk mengotomasi pengumpulan data dan pengolahan data.
Algoritma dan Pemrograman
3.6 Memahami bahwa sebuah program dapat didekomposisi menjadi subprogram. 4.6 Mengimplementasi sebuah program yang memakai atau mengandung sub-program (prosedur, fungsi).
3.7 Memahami persoalan komputasi dan mengusulkan solusinya. 4.7.1 Merancang solusi untuk suatu persoalan dengan mempertimbangkan beberapa keinginan, dan mengetes program untuk memenuhi kepentingan. 4.7.1 Jika dimungkinkan, membuat “robot” yang mampu mengerjakan tugas sederhana dari kit yang disediakan. Catatan : "robot" berupa sistem komputer atau hanya perangkat lunak baik visual ataupun tak ketinggalan.
Dampak Sosial Informatika
3.8 Memahami untung/rugi serta dampak positif/negatif membiarkan informasi menjadi publik, atau private. 4.8 Memilah informasi.
3.9 Memahami dampak jika data dibiarkan dapat diakses publik. 4.9 Mempublikasi informasi publik yang patut.
Berpikir Komputasional (Tematis)
3.10 Computational Thinking untuk persoalan komputasi dan otomasi yang lebih kompleks dari sebelumnya 4.10 Menyelesaikan persoalan-persoalan komputasi dan otomasi yang mengandung jejaring, pola, dan algoritmik yang lebih kompleks.
Praktik Lintas Bidang (Tematis)
3.11 Cross-Cut Component, Capstone (Integrasi pengetahuan dan keterampilan), Praktek 4.11.1 Fostering computing culture menumbuhkan budaya komputasi lewat berpikir komputasional.
4.11.2 Kolaborasi lewat tematik.
4.11.3 Recognizing and defining computational problems (mengenali dan mendefinisikan problemaproblema lebih kompleks dari sebelumnya yang dapat diselesaikan dengan model komputasi.
4.11.4 Developing and using abstractions (mengembangkan dan menggunakan abstraksi.
4.11.5 Creating computational artefacts: Mengembangkan atau bahkan jika mampu menciptakan artefak/produk TIK atau model komputasi misalnya program komputer.
4.11.6 Testing and refining computational artefacts : menguji dan memperbaiki/menyempurnakan artefak/produk TIK atau model komputasi.
4.11.7 Communicating about computing (mengkomunikasikan informatika) lewat pengungkapan secara lisan maupun tulisan tentang produk TIK yang dihasilkan.

Pengumuman Kelulusan CPNS 2018 Seluruh Kabupaten Di Bali

Pengumuman Kelulusan CPNS 2018 Seluruh Kabupaten Di Bali - Setelah lama ditunggu-tunggu, akhirnya BKD di seluruh Kabupaten di Bali mengumumkan kelulusan CPNS 2018. Pengumuman tersebut dilakukan secara online melalui website masing-masing BKD.

Pengumuman Kelulusan CPNS 2018 Seluruh Kabupaten Di Bali



Proses seleksi CPNS 2018 sangatlah berat. Peserta yang ingin menjadi ASN dihadapakan terhadap beberapa tahapan seleksi. Mulai dari seleksi administrasi, seleksi kompetensi dasar (SKD), dan seleksi kompetensi bidang (SKB). Sejak seleksi administrasi, banyak pendaftar yang gugur. Hal ini disebabkan karena akreditasi universitas lulusan yang tidak sesuai dengan ketentuan, NIK yang tidak sesuai dengan KK, serta situs sscn yang sering down menjadi ujian pertama bagi pelamar. Tingginya passing grade pada tes SKD menjadi penghalang selanjutnya. Banyak peserta yang gugur di tes SKD ini. Di tahap akhir, peserta diharuskan mengikuti tes SKB yang sangat-sangat sulit. Walaupun dalam tes SKB tersebut tidak ada passing grade, peserta harus menghitung peluang dengan saingannya. Hal ini membuat persaingan seleksi CPNS 2018 sangat mendebarkan.

Setelah melalui beberapa tahapan tes, akhirnya BKD mengumumkan peserta yang lolos seleksi CPNS 2018. Berikut merupakan Pengumuman Kelulusan CPNS 2018 Seluruh Kabupaten Di Bali.

  1. Pengumuman Kelulusan CPNS 2018 Provinsi Bali
  2. Pengumuman Kelulusan CPNS 2018 Kabupaten Badung
  3. Pengumuman Kelulusan CPNS 2018 Kota Denpasar
  4. Pengumuman Kelulusan CPNS 2018 Kabupaten Gianyar
  5. Pengumuman Kelulusan CPNS 2018 Kabupaten Bangli
  6. Pengumuman Kelulusan CPNS 2018 Kabupaten Klungkung
  7. Pengumuman Kelulusan CPNS 2018 Kabupaten Karangasem
  8. Pengumuman Kelulusan CPNS 2018 Kabupaten Buleleng
  9. Pengumuman Kelulusan CPNS 2018 Kabupaten Tabanan
  10. Pengumuman Kelulusan CPNS 2018 Kabupaten Jembrana
Demikianlah informasi mengenai Pengumuman Kelulusan CPNS 2018 Seluruh Kabupaten Di Bali. Semoga bermanfaat.

Aturan Pemberian Tunjangan Penghasilan Guru Yang Bukan PNS

Aturan Pemberian Tunjangan Penghasilan Guru Yang Bukan PNS - Guru yang bukan PNS berhak untuk menerima tunjangan penghasilan jika sudah memenuhi persyaratan. Berikut merupakan Aturan Pemberian Tunjangan Penghasilan Guru Yang Bukan PNS. Aturan ini mengacu pada Peraturan Sekretaris Jenderal Kemendikbud Nomor 10 Tahun 2018.

Aturan Pemberian Tunjangan Penghasilan Guru Yang Bukan PNS


Pemberi Tunjangan Profesi Guru Non PNS


  1. Tunjangan Profesi bagi guru bukan pegawai negeri sipil diberikan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui masing-masing direktorat terkait di lingkungan Direktorat Jenderal GTK.
  2. Dana untuk pembayaran Tunjangan Profesi bagi guru bukan pegawai negeri sipil bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun berkenaan melalui Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) masing-masing direktorat terkait di lingkungan Direktorat Jenderal GTK.


Penerima Tunjangan Profesi Guru Non PNS


  1. Penerima Tunjangan Profesi ialah guru bukan pegawai negeri sipil yang memenuhi kriteria penerima Tunjangan Profesi.
  2. Guru bukan pegawai negeri sipil yang baru memperoleh sertifikat pendidik akan mendapatkan Tunjangan Profesi pada tahun berikutnya.
  3. Guru bukan pegawai negeri sipil yang baru memperoleh Surat Keputusan (SK) inpassing atau penyetaraan pangkat dan jabatan pada tahun berkenaan akan mendapatkan Tunjangan Profesi sesuai dengan penyetaraan pada tahun berikutnya.


Kriteria Penerima Tunjangan Profesi Guru Non PNS

Tunjangan Profesi guru bukan pegawai negeri sipil diberikan dengan kriteria sebagai berikut:

  1. bertugas pada satuan pendidikan di bawah binaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dibuktikan dengan SK Pengangkatan oleh penyelenggara satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh masyarakat atau pejabat pembina kepegawaian, kecuali guru pendidikan agama;
  2. aktif mengajar sebagai guru mata pelajaran/ guru kelas atau aktif membimbing sebagai guru bimbingan konseling/guru teknologi informatika dan komunikasi, pada satuan pendidikan yang sesuai dengan peruntukan sertifikat pendidik yang dimiliki;
  3. memiliki satu atau lebih sertifikat pendidik;
  4. memiliki Nomor Registrasi guru (NRG) yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan;
  5. memenuhi beban kerja sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;
  6. memiliki nilai hasil penilaian kinerja paling rendah dengan sebutan “Baik”;
  7. mengajar di kelas sesuai rasio guru dan siswa sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;
  8. tidak beralih status dari guru bukan pegawai negeri sipil; dan
  9. tidak terikat sebagai tenaga tetap pada instansi selain satuan pendidikan;


Besaran Tunjangan Profesi Guru Non PNS

Besaran Tunjangan Profesi guru bukan pegawai negeri sipil sebagai berikut:

  1. bagi guru bukan pegawai negeri sipil yang telah memiliki SK inpassing atau penyetaraan diberikan setara gaji pokok pegawai negeri sipil sesuai dengan yang tertera pada SK inpassing atau penyetaraan; atau
  2. bagi guru bukan pegawai negeri sipil yang belum memiliki SK inpassing atau penyetaraan diberikan sebesar Rp 1.500.000,00 (satu juta lima ratus ribu rupiah) setiap bulan.

Besaran Tunjangan Profesi sebagaimana dimaksud dikenakan pajak penghasilan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.


Penyaluran Tunjangan Profesi Guru Non PNS

Sebelum Penerbitan SK Penerima Tunjangan Profesi (SKTP).

  1. Operator sekolah menginput dan/atau memperbarui data guru bukan pegawai negeri sipil dengan benar melalui aplikasi dapodik, terutama data sekolah induk, beban kerja, golongan/masa kerja, NUPTK, tanggal lahir, dan status kepegawaian (pegawai negeri sipil /bukan pegawai negeri sipil).
  2. Guru bukan pegawai negeri sipil wajib memastikan bahwa data yang akan dikirimkan ke dapodik telah diinput dan/atau diperbaiki oleh operator sekolah dengan benar.
  3. Data guru bukan pegawai negeri sipil yang diinput dan/atau diperbaiki oleh operator sekolah sepenuhnya menjadi tanggungjawab masing-masing guru bukan pegawai negeri sipil.
  4. Guru bukan pegawai negeri sipil dan dinas pendidikan sesuai dengan kewenangannya dapat mengakses data guru bukan pegawai negeri sipil secara daring (online) pada Info Guru dan Tenaga Kependidikan (Info GTK) yang dapat diakses melalui website dan/atau aplikasi smartphone.
  5. Apabila data yang ditampilkan pada info GTK masih terdapat kesalahan, maka guru bukan pegawai negeri sipil dapat memperbaiki melalui dapodik sebelum SKTP guru bukan pegawai negeri sipil yang bersangkutan terbit.
  6. Guru bukan pegawai negeri sipil wajib memberikan bukti cetak/print out Info GTK yang sudah tertulis “status validitas data Tunjangan Profesi VALID” pada bagian atas laman Info GTK dan telah ditandatanganinya kepada dinas pendidikan sesuai dengan kewenangannya. Guru bukan pegawai negeri sipil memastikan nominal gaji pokok terakhir dengan benar.
  7. Informasi pada Info GTK telah dinyatakan kebenarannya dalam Surat Pertanggungjawaban Mutlak (SPTJM) yang telah disetujui oleh kepala sekolah pada saat sinkronisasi dapodik.
  8. Operator sekolah melakukan proses penginputan dan/atau perbaikan data dengan ketentuan sebagai berikut: 1) mulai dari bulan Januari sampai dengan akhir bulan Februari tahun berkenaan untuk pembayaran Tunjangan Profesi semester I; dan 2) mulai dari bulan Juli sampai dengan akhir bulan Agustus tahun berkenaan untuk pembayaran Tunjangan Profesi semester II.
  9. Dinas pendidikan sesuai dengan kewenangannya mengusulkan data guru bukan pegawai negeri sipil yang berhak mendapatkan Tunjangan Profesi melalui Sistem Informasi Manajemen Tunjangan (SIM-Tun) apabila: 1) Info GTK guru bukan pegawai negeri sipil bersangkutan telah valid sebagaimana dimaksud pada huruf f; dan 2) guru bukan pegawai negeri sipil bersangkutan hadir dan telah melaksanakan tugasnya di sekolah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
  10. Direktorat terkait di lingkungan Direktorat Jenderal GTK memastikan nominal gaji pokok guru bukan pegawai negeri sipil pada SIM-Tun sudah sesuai dengan data inpassing atau penyetaraan pada Biro Kepegawaian Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
  11. Dinas pendidikan sesuai dengan kewenangannya melakukan verifikasi dan validasi data pada akhir bulan Maret dan akhir bulan September pada semester tahun berkenaan sebelum SKTP terbit. Dengan demikian tidak ada lagi pemberkasan yang dilakukan oleh dinas pendidikan selain yang diatur dalam Peraturan Sekretaris Jenderal ini terkait dengan penyaluran Tunjangan Profesi guru bukan pegawai negeri sipil.


Penerbitan dan Penyampaian SKTP Guru Non PNS

Direktorat Jenderal GTK (Ditjen GTK) menerbitkan SKTP berdasarkan usulan dari dinas pendidikan sesuai dengan kewenangannya setelah dilakukannya proses verifikasi dan validasi sebagaimana dimaksud.

SKTP diterbitkan sebanyak 2 (dua) tahap dalam satu tahun dengan ketentuan sebagai berikut.

  1. SKTP Tahap 1 (satu) terbit dimulai pada bulan Maret pada tahun berkenaan, berlaku untuk pembayaran Tunjangan Profesi semester I pada bulan Januari sampai dengan bulan Juni (6 bulan) tahun berkenaan; dan
  2. Sedangkan SKTP tahap 2 (dua) terbit dimulai pada bulan September pada tahun berkenaan, berlaku untuk pembayaran Tunjangan Profesi semester II pada bulan Juli sampai dengan bulan Desember (6 bulan) tahun berkenaan.

SKTP yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal GTK dapat diunduh oleh direktorat terkait di lingkungan Direktorat Jenderal GTK dan dinas pendidikan sesuai dengan kewenangannya melalui aplikasi SIM-Tun.


Aplikasi Kehadiran Guru dan Tenaga Kependidikan (Hadir GTK)


  1. Aplikasi Hadir GTK merupakan aplikasi yang dirancang untuk mempercepat proses pembayaran Tunjangan Profesi.
  2. Pencatatan kehadiran guru bukan pegawai negeri sipil dilakukan secara daring (online) melalui aplikasi Hadir GTK yang terdapat pada website http://hadir.gtk.kemdikbud.go.id.
  3. Tata cara penggunaan aplikasi Hadir GTK diatur dalam pedoman penggunaan aplikasi Hadir GTK yang dapat diunduh di laman http://hadir.gtk.kemdikbud.go.id.
  4. Aplikasi Hadir GTK efektif berlaku pada tahun ajaran 2018-2019.

Direktorat terkait di lingkungan Direktorat Jenderal GTK dan dinas pendidikan sesuai dengan kewenangannya dapat mengunduh hasil rekapitulasi kehadiran GTK melalui aplikasi Hadir GTK.


Cuti Guru Bukan Pegawai Negeri Sipil dalam rangka Penyaluran Tunjangan Profesi


  1. Guru bukan pegawai negeri sipil yang sakit lebih dari 1 (satu) hari sampai dengan 14 (empat belas) hari berhak atas cuti sakit, dengan ketentuan bahwa guru bukan pegawai negeri sipil yang bersangkutan harus mengajukan permintaan secara tertulis kepada pejabat yang berwenang memberikan cuti dengan melampirkan surat keterangan dokter sesuai dengan ketentuan yang diberlakukan bagi guru pegawai negeri sipil (Peraturan Kepala BKN Nomor 24 Tahun 2017 tentang Tata Cara Pemberian Cuti Pegawai Negeri Sipil).
  2. Guru bukan pegawai negeri sipil yang menggunakan cuti alasan penting paling lama 1 (satu) bulan berhak mendapatkan cuti alasan penting dengan ketentuan bahwa guru bukan pegawai negeri sipil yang bersangkutan harus mengajukan permintaan secara tertulis kepada pejabat yang berwenang memberikan cuti sesuai dengan ketentuan yang diberlakukan bagi guru pegawai negeri sipil (Peraturan Kepala BKN Nomor 24 Tahun 2017 tentang Tata Cara Pemberian Cuti Pegawai Negeri Sipil).
  3. Guru bukan pegawai negeri sipil yang melaksanakan ibadah haji, berhak untuk mendapatkan Tunjangan Profesi apabila yang bersangkutan melaksanakan ibadah haji untuk pertama kalinya. Apabila guru bukan pegawai negeri sipil yang bersangkutan tidak mengajar lebih dari 14 (empat belas) hari karena cuti sakit atau lebih dari 1 (satu) bulan karena cuti alasan penting berdasarkan isian catatan kehadiran dalam aplikasi Hadir GTK, maka kepada guru bukan pegawai negeri sipil bersangkutan tidak dapat dibayarkan tunjangan profesinya.


Perbedaan Data Inpassing Penerima Tunjangan


  1. Bagi guru bukan pegawai negeri sipil yang mempunyai SK inpassing atau Penyetaraan, namun belum terdaftar dalam data base SK inpassing atau penyetaraan guru bukan pegawai negeri sipil yang dimiliki oleh Biro Kepegawaian Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, maka guru bukan pegawai negeri sipil yang bersangkutan wajib melakukan pemberkasan ulang paling lambat akhir Juni 2018 ke Biro Kepegawaian Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
  2. Biro Kepegawaian Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melakukan proses verifikasi dan validasi data terkait keabsahan SK inpassing atau penyetaraan sebagaimana dimaksud.
  3. Berdasarkan hasil verifikasi dan validasi sebagaimana dimaksud, Biro Kepegawaian Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menetapkan SK inpassing atau penyetaraan.
  4. Direktorat Jenderal GTK melakukan pembaharuan data inpassing atau penyetaraan berdasarkan SK inpassing atau penyetaraan dari Biro Kepegawaian Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
  5. Selisih pembayaran akibat perubahan tersebut akan diperhitungkan dan diakumulasi pada semester berikutnya.
  6. Bagi guru bukan pegawai negeri sipil yang memiliki SK inpassing atau penyetaraan, namun setelah dilakukan verifikasi dan validasi oleh Biro Kepegawaian Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan hasilnya dinyatakan SK inpassing tersebut tidak sah, maka guru bukan pegawai negeri sipil tersebut wajib mengembalikan Tunjangan Profesi yang selama ini telah diterimanya.


Penghentian Pembayaran TPG Guru Non PNS

Pemberian Tunjangan Profesi guru bukan pegawai negeri sipil dihentikan apabila:

  1. meninggal dunia, maka penghentian pembayarannya dilakukan pada bulan berikutnya;
  2. mencapai batas usia 60 tahun, maka penghentian pembayarannya dilakukan pada bulan berikutnya;
  3. diangkat menjadi calon pegawai negeri sipil maka penghentian pembayarannya dilakukan pada bulan berkenaan dan pembayaran Tunjangan Profesi selanjutnya akan dibayarkan oleh pemerintah daerah;
  4. mengundurkan diri atas permintaan sendiri, maka penghentian pembayarannya dilakukan pada bulan berkenaan;
  5. dinyatakan bersalah oleh pengadilan dan telah memiliki kekuatan hukum tetap, maka penghentian pembayarannya dilakukan pada bulan berkenaan;
  6. mendapat tugas belajar, maka penghentian pembayarannya dilakukan pada bulan berkenaan; dan/atau
  7. tidak melaksanakan tugas/meninggalkan tugas mengajar tanpa alasan yang bisa dipertanggungjawabkan paling banyak 3 (tiga) hari berturut-turut atau kumulatif 5 (lima) hari dalam satu bulan, maka penghentian pembayarannya dilakukan pada bulan berkenaan;
Kondisi tersebut di atas dibuktikan dengan surat resmi atau surat keterangan dari pihak yang berwenang. Kepala sekolah wajib melaporkan kepada dinas pendidikan sesuai dengan kewenangannya, apabila terjadi hal-hal sebagaimana dimaksud sebelum jatuh tempo pembayaran tunjangan profesi.

Pemataan KD 3 dan KD 4 Kelas 3 Semester 2 Revisi 2018

Pemataan KD 3 dan KD 4 Kelas 3 Semester 2 Revisi 2018 - Di tahun 2018, pemerintah melakukan revisi terhadap Buku Tematik Kelas 3 Semester 2. Revisi ini juga akan berdampak pada perubahan pemetaan KD yang ada. Oleh karena itu, saya membagikan Pemataan KD 3 dan KD 4 Kelas 3 Semester 2 Revisi 2018.

Pemataan KD 3 dan KD 4 Kelas 3 Semester 2 Revisi 2018



Pemataan KD 3 dan KD 4 Kelas 3 Semester 2 Revisi 2018 berfungsi sangat penting dalam pembelajaran. Melalui pemetaan KD ini, kita bisa mengetahui kemunculan KD dalam Tema, Subtema, dan pembelajaran. Pemetaan KD ini bermanfaat saat kita merencanakan pembelajara, maupun penilaian.

Pemataan KD 3 dan KD 4 Kelas 3 Semester 2 Revisi 2018 yang saya bagikan ini merupakan pemetaan KD yang muncul dalam pembelajaran. Misalkan KD Bahasa Indonesia 3.9 muncul dalam subtema apa, dan pembelajaran apa saja.

Pemataan KD 3 dan KD 4 Kelas 3 Semester 2 Revisi 2018 ini terdiri atas Pemataan KD 3 dan KD 4 Kelas 3 Tema 5 Revisi 2018, Pemataan KD 3 dan KD 4 Kelas 3 Tema 6 Revisi 2018, Pemataan KD 3 dan KD 4 Kelas 3 Tema 7 Revisi 2018, dan Pemataan KD 3 dan KD 4 Kelas 3 Tema 8 Revisi 2018. File yang saya bagikan berupa word sehingga mudah untuk dimodifikasi.

Unduh Pemataan KD 3 Kelas 3 Semester 2 Revisi 2018

  1. Pemetaan KD 3 Kelas 3 Tema 5 Revisi 2018
  2. Pemetaan KD 3 Kelas 3 Tema 6 Revisi 2018
  3. Pemetaan KD 3 Kelas 3 Tema 7 Revisi 2018
  4. Pemetaan KD 3 Kelas 3 Tema 8 Revisi 2018
Unduh Pemataan KD 4 Kelas 3 Semester 2 Revisi 2018
  1. Pemetaan KD 4 Kelas 3 Tema 5 Revisi 2018
  2. Pemetaan KD 4 Kelas 3 Tema 6 Revisi 2018
  3. Pemetaan KD 4 Kelas 3 Tema 7 Revisi 2018
  4. Pemetaan KD 4 Kelas 3 Tema 8 Revisi 2018
Demikian Pemataan KD 3 dan KD 4 Kelas 3 Semester 2 Revisi 2018. Semoga bermanfaat.