Panduan Menyusun RPP Format 1 Lembar

Panduan Menyusun RPP Format 1 Lembar - Sesuai dengan Surat Edaran Mendikbud Nomor 14 tahun 2019 Tentang Penyederanaan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran, RPP memuat tiga komponen inti yaitu: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan penilaian pembelajaran. Dengan adanya surat ini, guru memiliki kebebasan untuk menggunakan format RPP yang sudah ada atau menyusun sendiri RPP dengan mencantumkan komponen inti tersebut.

Tim penyusun RPP Seni Budaya P4TK Seni dan Budaya Yogyakarta menawarkan format atau sistematikan RPP secara lebih sederhana dengan mengikuti Surat Edaran Mendikbud Nomor 14 Tahun 2019. Rumusan RPP ini selanjutnya bisa digunakan oleh Guru Seni Budaya Jenjang SMP/MTS dan SMA/MA.

Konsep Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Mata Pelajaran Seni Budaya disusun berdasarkan pertemuan untuk menyelesaikan per pasang IPK (Indikator Pencapaian Kompetensi) yaitu IPK KD 3 dan IPK KD 4. Penyelesaian IPK per pasang (IPK KD 3 dan IPK KD 4) dapat ditempuh dalam satu pertemuan atau lebih. Pemahaman ini didasari bahwa IPK merupakan satu kemampuan mendasar yang terdiri dari pengetahuan, keterampilan, dan sikap untuk mencapai keutuhan tujuan yaitu Kompetensi Dasar. Keberadaan IPK tidak bisa dipisah-pisah antara IPK KD 3 Pengetahuan dan IPK KD 4 Keterampilan sebagaimana konsep KD yang mesti harus berpasangan antara KD 3 Pengetahuan dan KD 4 Keterampilan. Sementara sikap yang dimaksud dalam pencapaian kemampuan dasar adalah sikap yang dibutuhkan untuk mendukung kemampuan tersebut yang tersirat dalam aktivitas pembelajaran. Hal ini sebangun dengan konsep kompetensi yang diterapkan di dalam SKKNI di mana sebuah kompetensi terdiri dari beberapa elemen kompetensi (setara IPK) dan setiap elemen kompetensi ditempuh atau dibuktikan melalui pengetahuan, keterampilan, dan sikap.

Berdasarkan perumusan konsep IPK berpasangan di atas, maka alokasi waktu yang dibutuhkan merupakan alokasi waktu untuk pencapaian IPK (per pasang) sehingga tidak berkaitan langsung dengan alokasi waktu per pertemuan. Hal ini dikarenakan pencapaian IPK membutuhkan satu kesatuan waktu yang belum tentu dan tidak harus diselesaikan dalam 1 pertemuan.

Perumusan format RPP per pasang IPK ini juga terkait dengan model penjadwalan di sekolah di mana Mata Pelajaran Seni Budaya di SMP/MTS dan SMA/MA yang mendapat alokasi waktu 3 JP per minggu disikapi secara berbeda antara sekolah satu dengan sekolah lain. Ada sekolah yang menentukan jadwal 3 JP dalam satu pertemuan per minggu dan ada sekolah yang menentukan jadwal 2 pertemun per minggu dengan konsep 2 JP + 1 JP. Oleh karena itu akan lebih sederhana dan memudahkan Guru jika penyusunan RPP dibuat per pasang IPK.

Berdasarkan pada ketentuan bahwa di dalam 1 Kompetensi Dasar terdapat minimal 2 IPK , maka jumlah lembar/halaman RPP untuk 1 pasang KD adalah sama dengan jumlah IPK (per pasang) yang mesti ditempuh. Kalkulasi ini dihasilkan dari konsep 1 RPP sama dengan 1 lembar/halaman. Selanjutnya, yang perlu diperhatikan adalah bahwa di dalam RPP tersebut harus memuat 3 komponen inti yaitu tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan penilaian pembelajaran (asesmen) seperti yang termaktub di dalam Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 14 Tahun 2019 Tentang Penyederhanaan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran. Guna memudahkan pembacaan, pemahaman, dan penyusunan, RPP Seni Budaya SMP/MTS dan SMA/MA dibuat dalam format tabel. Format tabel untuk RPP ini mengacu pada format Lesson Plan Arts Integration 1 , sebuah pendekatan pembelajaran yang menggabungkan 2 atau lebih subjek materi ke dalam satu kegiatan belajar mengajar. Format yang ringkas dan padat namun cukup jelas ini sesuai untuk diadaptasi ke dalam pembelajaran seni budaya di sekolah dasar dan menengah.

Berikut adalah rumusan format RPP Mata Pelajaran Seni Budaya per pasang IPK yang di dalamnya telah memuat tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan penilaian pembelajaran atau asesmen.


Format RPP 1 Lembar

Panduan Penyusunan RPP Format 1 Lembar bisa diunduh melalui link di bawah ini.

Download Panduan Penyusunan RPP Format 1 Lembar Pdf.

I Gusti Lanang Gede Putra Astawa, guru di SD Negeri 1 Semarapura Tengah, Kecamatan Klungkung, Kabupaten Klungkung, Bali


EmoticonEmoticon