Jawaban Tematik Kelas 6 Tema 7 Subtema 3 Pembelajaran 1

Jawaban Tematik Kelas 6 Tema 7 Subtema 3 Pembelajaran 1

Jawaban Tematik Kelas 6 Tema 7 Halaman 105


Apabila kamu ingin menjadi seorang pemimpin, kamu harus tahu siapa dirimu, apa kelebihan dan kekuranganmu. Hal ini akan bermanfaat agar kamu tahu kemampuan apa yang harus kamu kembangkan. Kamu bisa belajar tentang kebutuhan dasar seorang pemimpin dari cerita di bawah ini. Bacalah dalam hati teks berikut ini.

Semut dan Belalang

Di bawah terik matahari, barisan semut berjalan rapi menuju sarang. Sudah puluhan kali barisan ini berjalan bolak-balik di bawah komando sang pemimpin. Setiap semut membawa bulir makanan di atas badannya. Tidak lebih dari satu bulir dapat dibawa semut, hingga tak cukup sekali atau dua kali mereka bolak-balik menuju sarang.

Sementara di antara hijau rumput di pinggir kolam, seekor belalang duduk santai menikmati semilir angin. Terheran-heran ia menyaksikan barisan semut bolak-balik melintas di hadapannya.

“Hai Semut-Semut! Apa sih yang kalian lakukan? Sibuk sekali sejak pagi? Tidakkah mondar-mandir di tengah terik matahari membuat kalian lelah dan berkeringat?” seru Belalang kepada barisan
semut.

“Kami bekerja keras mengumpulkan persediaan makanan untuk musim dingin nanti. Barisan kami
memang panjang, tetapi daya angkut kami tidak banyak. Oleh karena itu, kami harus mondar-mandir”
ujar Komandan Semut menjawab Belalang.

“Haaah? Mengumpulkan makanan untuk musim dingin? Repot sekali! Musim dinginkan masih lama? Sekarang nikmati saja teriknya matahari dan makanan yang berlimpah. Untuk apa sibuk dari sekarang?” ujar Belalang sambil terkekeh menertawakan Semut-Semut.

“Hai Belalang! Harusnya kamu melakukan hal yang sama. Serangga seperti kita harus bersiap-siap menghadapi musim dingin. Nanti, semua tanaman dan sumber makanan lain akan beku tertutup salju. Hembusan angin dingin juga akan membuat kita yang bertubuh kecil sulit keluar sarang untuk mencari makan” balas Komandan Semut.

“Benar Belalang! Harusnya kamu mengumpulkan teman-temanmu untuk bekerja sama mengisi sarang dengan persediaan makanan. Justru karena musim panas masih panjang, kita masih punya banyak waktu untuk mencicil pekerjaan,” Semut kecil menambahkan dari barisan belakang.

“Ah, semua temanku juga sedang bersantai. Terserah kalian sajalah kalau ingin merepotkan diri!” tukasnya.

Begitulah adanya. Sepanjang musim panas barisan Semut sibuk bekerja, sementara Belalang santai bermalas-malasan. Hingga tiba saatnya musim dingin. Semut-semut nyaman bercengkerama di sarangnya yang berlimpah makanan. Bagaimana dengan Belalang? Ia meringkuk kedinginan dan kelaparan di balik dinginnya batu.

Jika demikian, mana yang patut dijadikan teladan? Semut atau Belalang?

ditulis ulang berdasarkan fabel “The Ant and the Grasshopper”.


Jawablah pertanyaan berikut!
Apa yang dilakukan sekelompok Semut? Mengapa mereka harus melakukannya?
Jawaban:
Yang dilakukan oleh sekelompok semut tersebut adalah bekerja keras mengumpulkan persediaan makanan. Mereka harus melakukannya untuk persediaan makanan saat musim dingin.

Bagaimana menurutmu sikap Belalang?
Jawaban:
Sikap belalang tidak baik, dan tidak patut untuk ditiru. Karena sifat pemalas yang dimilikinya ia menjadi menderita.

Bagaimana cara Semut bekerja?
Jawaban:
Semut bekerja bersama-sama dengan membawa bulir makanan di atas badannya. Karena tidak lebih dari satu bulir yang dapat dibawa semut, maka mereka harus bolak-balik menuju sarang.

Nilai-nilai baik apa yang bisa kamu teladani dari cerita di atas?
Jawaban:
Nilai-nilai baik yang bisa diteladani dari cerita di atas yaitu nilai kegotong-royongan, kerja keras, kepemimpinan, persatuan dan kesatuan.

Jawaban Tematik Kelas 6 Tema 7 Halaman 106


Apa yang bisa kamu pelajari dari cerita tersebut?
Jawaban: 
Yang bisa saya pelajari dari cerita tersebut yaitu:

  1. Kalau kita ingin sukses kita harus bekerja keras dan jangan bermalas-malasan.
  2. Agar pekerjaan yang kita kerjakan lebih mudah dan lebih cepat selesai kita perlu menerapkan kerjasama dan gotong royong.
  3. Agar suatu perkumpulan atau organisasi dapat berjalan dengan baik maka kepemimpinan yang baik sangat diperlukan.
  4. Kita harus mengetahui kekurangan diri kita dan kita tidak boleh sombong dengan apa yang kita miliki karena kesombongan itu akan menghancurkan kita.
  5. Selain itu kita juga perlu  mendengarkan nasihat serta mempertimbangkan pendapat orang lain.


Seorang pemimpin harus tahu kelebihan dan kekurangan dirinya. Semut mencontohkan kondisi dirinya yang tidak bisa bekerja di musim dingin. Untuk mengatasinya, semut bekerja di musim panas agar mereka tidak kelaparan di musim dingin. Semut tahu kelebihan dan kekurangannya. Ia tidak sombong. Nilai-nilai itulah yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin.

Apakah kamu tahu kelebihan dan kekurangan dirimu? Ayo, isi diagram berikut!


Kelebihanku Kekuranganku
Saya merupakan orang yang memiliki keingintahuan yang tinggi. Setiap ada pengetahuan baru yang disampaikan oleh guru saya sangat tertarik. Kadang-kadang saya juga mencari pembelajaran yang diberikan oleh guru tersebut di internet, sehingga wawasan saya lebih bertambah. Saya terkadang ceroboh dan pelupa.

Apa yang akan aku lakukan dengan kelebihan dan kekuranganku?
Jawaban :
Saya akan menggunakan kelebihan yang saya miliki untuk mencapai cita-cita. Sedangkan saya akan berusaha untuk mengatasi kekurangan yang saya miliki dengan cara membuat catatan-catatan penting agar tidak mudah lupa.

Jawaban Tematik Kelas 6 Tema 7 Halaman 107


Menyadari kekurangannya, Semut hidup dengan bergotong royong. Mereka sadar bahwa tidak mungkin dapat mengumpulkan makanan tanpa bekerja sama. Catatlah beberapa kegiatan yang membutuhkan gotong royong di sekolahmu. Bandingkan hasilnya dengan teman sebelahmu.

Kegiatan di sekolah yang membutuhkan gotong royong:

  1. Melaksanakan tugas piket membersihkan ruangan kelas, alasan: karena kebersihan ruang kelas merupakan tanggung jawab bersama, selain itu kalau dilakukan secara bergotong royong pekerjaan akan lebih cepat selesai dan akan terasa lebih ringan.
  2. Membuat majalah dinding sekolah, alasan: jika dikerjakan dengan gotong royong, majalah dinding sekolah akan menjadi lebih kreatif karena merupakan hasil gabungan dari berbagai ide.
  3. Menanam bunga di taman sekolah, alasan: karena sekolah akan menjadi indah dan asri.
  4. Membersihkan tempat ibadah, alasan: jika tempat ibadah bersih, maka kita dapat beribadah dengan tenang dan nyaman.
  5. Bergotong-royong membantu mengumpulkan sumbangan untuk menengok teman yang sedang sakit, alasan: menunjukkan rasa persatuan dan memberikan doa serta dukungan agar teman yang sedang sakit segera sembuh.
  6. Gotong royong melaksanakan upacara bendera, alasan: karena upacara bendera memerlukan banyak petugas upacara.


Sejahtera Bersama Koperasi

Secara sukarela, sebagian besar guru dan karyawan di SD Palapa menjadi anggota koperasi karyawan. Koperasi ini didirikan sejak lima tahun yang lalu. Terasa benar oleh mereka manfaat menjadi anggota koperasi ini. Sebagian guru dan karyawan yang memiliki usaha kecil, dapat bekerja
sama dengan unit usaha koperasi untuk mengembangkan usaha mereka. Sebagian lagi merasakan manfaat dari unit simpan pinjam.

Pada akhir tahun diadakan rapat anggota koperasi. Seluruh guru dan pegawai SD Palapa hadir. Pada rapat ini, Pak Badru selaku Ketua Koperasi periode 2012 sampai 2014 akan memaparkan pencapaian selama setahun, sekaligus membuka penerimaan anggota baru.

“Bapak dan Ibu Guru serta seluruh karyawan SD Palapa yang saya hormati. Tidak terasa, sudah satu tahun saya menjalankan kepercayaan dari Bapak dan Ibu untuk memimpin koperasi karyawan kita.”

“Sudah beberapa tahun kita bersama-sama merasakan manfaat organisasi kecil kita ini.”

“Perlu kita ingat kembali, bahwa tujuan mendirikan koperasi bukan untuk mencari keuntungan. Koperasi karyawan kita dirikan untuk meningkatkan kesejahteraan bersama. Semua anggota memiliki kesempatan yang sama untuk menikmati hasil atas berkembangnya usaha bersama ini.”

“Bapak dan Ibu, kekeluargaan dan kebersamaan merupakan modal utama dalam koperasi ini. Peduli terhadap jalannya usaha koperasi menjadi kewajiban tiap anggota, bukan hanya tugas ketua atau pengurus. Semua memperoleh kesempatan untuk belajar. Secara mandiri kita menetapkan jenis usaha koperasi dan menjalankannya. Pengurus yang melaksanakan, anggota yang mengawasi dan memberi masukan.”

“Keuntungan pribadi tidak diutamakan. Justru melalui koperasi, kita mengasah kepedulian terhadap kebutuhan anggota lain. Sudah lima tahun berjalan, semua keputusan kita tetapkan bersama secara musyawarah. Begitu pun dengan keuntungan koperasi di tahun ini. Apakah akan dibagikan kepada anggota atau akan dimasukkan kembali sebagai penambah modal, akan kita diskusikan dalam rapat besar hari ini.”

“Bapak dan Ibu, rapat besar koperasi tidak hanya untuk anggota, namun terbuka untuk semua. Justru saya ingin semua keluarga besar SD Palapa menyaksikan proses musyawarah ini. Saya ingin semua menyaksikan, bahwa banyak hal yang dapat dipelajari melalui koperasi karyawan. Saya ingin semua merasakan bahwa kesejahteraan bersama dapat diwujudkan melalui kepedulian, kekeluargaan, serta kebersamaan.”

“Bapak dan Ibu, saya tentu berharap anggota koperasi terus bertambah. Semoga saja, suatu saat nanti keluarga besar SD Palapa lengkap ada di dalamnya. Tak perlu risau memperhitungkan keuntungan pribadi, tetapi, ayo kita berusaha mewujudkan kesejahteraan bersama melalui koperasi.”

Suasana hening sejenak, sebelum gemuruh tepuk tangan menyambut pidato Pak Badru. Di dalam hati, semua mengangguk setuju. Kesejahteraan bersama merupakan tanggung jawab semua.



Jawaban Tematik Kelas 6 Tema 7 Halaman 109

Baca sekali lagi isi pidato Pak Badru. Tuliskan pesan-pesan yang kamu temukan!
Pesan-pesan yang saya temukan  dari pidato Pak Badru yaitu:


  1. Tujuan mendirikan koperasi bukan untuk mencari keuntungan tetapi untuk meningkatkan kesejahteraan bersama.
  2. Semua anggota memiliki kesempatan yang sama untuk menikmati keuntungan koperasi
  3. Modal utama dalam menjalankan koperasi adalah kekeluargaan dan kebersamaan
  4. Jalannya usaha koperasi bukan hanya tugas ketua atau pengurus tetapi merupakan kewajiban tiap anggota
  5. Koperasi dapat mengasah kepedulian terhadap kebutuhan anggota lain.
  6. Semua keputusan dalam koperasi ditetapkan bersama secara musyawarah.


Isi teks sebelumnya adalah tentang koperasi dan kepemimpinan Pak Badru. Pak Badru mengedepankan musyawarah dan gotong royong serta kepentingan anggotanya.

Pidato Pak Badru di dalam teks sungguh menggugah. Bisakah kamu membuat teks pidato seperti itu?

Kamu bisa merancang teks terlebih dahulu sebelum dijadikan sebagai teks pidato. Dengan topik ‘Bermusyawarah untuk Kepentingan Bersama’, buatlah rancangan teks pidato untuk disampaikan di depan teman kelasmu. Rancangan berisi tentang pentingnya bemusyawarah.

Jawaban Tematik Kelas 6 Tema 7 Halaman 111

Buatlah rancangan teks pidatomu dalam kotak berikut.


Contoh Pidato Bermusyawarah Untuk Kepentingan Bersama

Selamat Pagi,

Yang terhormat Bapak Kepala Sekolah, yang saya hormati Bapak dan Ibu Guru, serta teman-teman yang saya sayangi. Puji syukur kita panjatkan kehadapan Tuhan Yang Maha Esa, karena atas berkat dan rahmatNya, kita semua dapat berkumpul di tempat ini dalam keadaan sehat.

Hadirin yang saya hormati,
Sila keempat Pancasila yang berbunyi "Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan Perwakilan". Dalam sila tersebut, salah satu nilai yang diharapkan kita lakukan adalah musyawarah. Bermusyawarah dalam menyelesaikan masalah, bermusyawarah dalam merencanakan suatu kegiatan, maupun bermusyawarah dalam memilih pemimpin kita.

Selama ini, banyak permasalahan terjadi di lingkungan kita. Salah satunya yang sering terjadi adalah pertengkaran siswa. Masalah tersebut muncul karena kita kurang bermusyawarah.

Hadirin yang saya hormati,
Musyawarah sangat penting bagi kehidupan kita di sekoah ini. Banyak hal yang bisa kita dapatkan. Melalui musyawarah kita dapat bersatu. Kita dapat belajar menyampaikan pendapat kita. Kita dapat belajar menerima pendapat orang lain. Kita bisa belajar terbuka.

Hadirin yang saya hormati,
Mengingat begitu pentingnya musyawarah, dalam menjaga kerukunan dan persatuan di sekolah kita, dalam kesempatan ini saya mangajak teman-teman untuk selalu mengutamakan musyawarah dalam menyelesaikan suatu masalah.

Terima kasih.

Daftar Isi Jawaban Tematik Kelas 6 Tema 7

I Gusti Lanang Gede Putra Astawa, guru di SD Negeri 1 Semarapura Tengah, Kecamatan Klungkung, Kabupaten Klungkung, Bali


EmoticonEmoticon