Mendikbud : "Jangan Meremehkan Guru-Guru dan Kepala Sekolah Kita"

Kebijakan "Merdeka Belajar" dari Kemendikbud diragukan oleh berbagai pihak. Banyak kalangan yang mempertanyakan mengenai kesiapan guru dan sekolah dalam melaksanakan program kebijakan "Merdeka Belajar". Hal ini disampaikan langsung oleh Mendikbud dalam Rapat Koordinasi dengan Kepala Dinas Pendidikan Seluruh Indonesia , Rabu (11/12/2019).

Pesan Mendikbud


Namun, Mendikbud merasa sangat yakin kebijakan tersebut akan berjalan dengan baik. "Proses pembelajaran harus di dalam kelas perlu dilakukan dengan diawali reinterpretasi kurikulum dan assesmen. Kalau guru-guru tidak melalui hal tersebut, maka tidak akan ada proses pembelajaran di dalam kelas."

Selain itu, Mendikbud juga berpesan kepada Kepala Dinas yang hadir dalam kegiatan tersebut untuk tidak meragukan kemampuan guru dan kepala sekolah. "Jangan meremehkan guru-guru dan kepala sekolah kita," ujarnya. Hal ini menunjukkan bahwa dia sangat yakin akan kemampuan guru dan kepala sekolah dalam melaksanakan kebijakan "Merdeka Belajar".

Seperti yang kita ketahui, Mendikbud menggulirkan empat kebijakan pendidikan. Salah satu kebijakan tersebut adalah "Merdeka Belajar". Merdeka Belajar tersebut memiliki makna sekolah, murid, dan guru memiliki kebebasan untuk berinovasi, belajar dengan mandiri dan kreatif.

Melalui kebijakan Merdeka Belajar, akan muncul berbagai inovasi yang akan dilakukan oleh guru dan kepala sekolah guna meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah mereka masing-masing.

Sumber: https://gtk.kemdikbud.go.id/read-news/dorong-merdeka-belajar-kemendikbud-lakukan-penyesuaian-ujian-sekolah-dan-ujian-nasional

I Gusti Lanang Gede Putra Astawa, guru di SD Negeri 1 Semarapura Tengah, Kecamatan Klungkung, Kabupaten Klungkung, Bali


EmoticonEmoticon