Lomba Jurnalistik Pendidikan Keluarga Tahun 2019

Lomba Jurnalistik Pendidikan Keluarga Tahun 2019 - Di tahun 2019 Kemendikbud menyelenggarakan Lomba Jurnalistik Pendidikan Keluarga Tahun 2019. Karya lomba bisa berupa feature dan opini.

Lomba Jurnalistik Pendidikan Keluarga Tahun 2019

Tema Lomba Jurnalistik Pendidikan Keluarga Tahun 2019


Tema yang diangkat dalam lomba ini adalah "Budaya Literasi Keluarga (BuLiKe)". Karya Jurnalistik yang ditulis bisa disesuaikan dengan peringatan hari besar tertentu yang terkait dengan keluarga dan literasi, misalkan Hari Pendidikan Nasional, Hari Keluarga Nasional, Hari Anak Nasional, Hari Aksara Internasional, dan peringatan hari lainnya yang relevan.


Ketentuan Lomba Jurnalistik Pendidikan Keluarga Tahun 2019



  1. Lomba dibagi menjadi 2 kategori, yakni Featured dan Opini;
  2. Kategori Featured diperuntukkan bagi jurnalis;
  3. Kategori opini dapat diikuti oleh jurnalis dan masyarakat umum;
  4. Tulisan harus sesuai dengan tema dan telah dipublikasikan di media yang terverifikasi dewan pers (https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers);
  5. Peserta hanya boleh mengirimkan 1 (satu) naskah utama untuk diikutsertakan dalam lomba;
  6. Peserta dapat menyertakan naskah lainnya yang relevan sebagai portofolio yang telah dipublikasikan selama tahun 2019;
  7. Tulisan yang diikutsertakan dalam lomba bersifat aktual, bernilai, inovatif, kekinian, tidak mengandung unsur SARA dan pornografi;
  8. Tulisan yang diikutsertakan dalam lomba menjadi milik Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan;
  9. Peserta tidak dipungut biaya dalam mengikuti lomba ini;
  10. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dibebaskan dari tuntutan pihak ketiga dan konsekuensi hukum atas tulisan yang dikirimkan peserta;
  11. Keputusan dewan juri bersifat mengikat dan tidak dapat diganggu gugat;
  12. Lomba tidak dapat diikuti oleh pegawai negeri sipil (PNS) Kemendikbud;
  13. Panjang tulisan minimal 750 kata;
  14. Lomba tidak dapat diikuti oleh aparatur sipil negara (ASN);
  15. Peserta yang mengikuti perlombaan ini dianggap setuju dengan semua syarat dan ketentuan. Apabila dikemudian hari ditemukan pelanggaran terhadap syarat dan ketentuan di atas, maka dewan juri berhak melakukan diskualifikasi;

Prosedur Lomba Jurnalistik Pendidikan Keluarga Tahun 2019



Prosedur seleksi diatur sebagai berikut:

  1. Untuk mengikuti Lomba Jurnalistik Pendidikan Keluarga Tahun 2019, peserta harus melakukan registrasi melalui laman resmi Direktorat Pembinaan Pendidikan Keluarga (https://sahabatkeluarga.kemdikbud.go.id) pada kanal Lomba Pendidikan Keluarga sejak tanggal 15 April s.d 30 September 2019;
  2. Tulisan diterbitkan di media massa cetak (koran, tabloid, majalah) atau media daring pada periode 15 April s.d 30 September 2019;
  3. Nominasi pemenang akan diumumkan pada tanggal 25 Oktober 2019 dan dapat dilihat melalui laman Direktorat Pembinaan Pendidikan Keluarga (https://sahabatkeluarga.kemdikbud.go.id);
  4. Hadiah akan diberikan pada kegiatan apresiasi pendidikan keluarga pada bulan november 2019.

Penentuan Pemenang Lomba Jurnalistik Pendidikan Keluarga Tahun 2019




Karya penulisan junalistik yang memenuhi persyaratan dan penilaian maka juri dan panitia akan menentukan pemenang lomba dengan urutan juara 1, 2, dan 3 serta juara harapan 1 s.d 7.


Penghargaan Lomba Jurnalistik Pendidikan Keluarga Tahun 2019


Pemenang lomba jurnalistik akan mendapatkan plakat, sertifikat, serta uang tunai dengan total hadiah sebesar Rp. 107.000.000 dengan rincian sebagai berikut;

Kategori Feature

  1. Pemenang I : Rp. 15.000.000
  2. Pemenang II : Rp. 12.000.000
  3. Pemenang III : Rp. 10.000.000
  4. Pemenang Harapan : Rp. 7 orang @Rp. 5.000.000
Kategori Opini
  1. Pemenang I : Rp. 15.000.000
  2. Pemenang II : Rp. 12.000.000
  3. Pemenang III : Rp. 10.000.000
  4. Pemenang Harapan : Rp. 7 orang @Rp. 5.000.000
Catatan : Pajak hadiah ditanggung pemenang sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Info selengkapnya https://sahabatkeluarga.kemdikbud.go.id.

Demikian informasi mengenai Lomba Jurnalistik Pendidikan Keluarga Tahun 2019. Semoga bermanfaat.

I Gusti Lanang Gede Putra Astawa, guru di SD Negeri 1 Semarapura Tengah, Kecamatan Klungkung, Kabupaten Klungkung, Bali