Pedoman Penilaian dan Evaluasi Gerakan Literasi Sekolah

Pedoman Penilaian dan Evaluasi Gerakan Literasi Sekolah - Gerakan Literasi Nasional merupakan sebuah usaha untuk mencerdaskan kehidupan bangsa melalui peningkatan pemahaman, pengetahuan, dan keterampilan yang dibutuhkan pada abad ke-21 melalui keterlibatan dan partisipasi seluruh warga negara Indonesia. Gerakan Literasi Nasional mengembangkan enam jenis literasi yang dibutuhkan
untuk hidup pada abad ke-21. Keenam jenis literasi itu adalah literasi baca tulis, literasi numerasi, literasi sains, literasi digital, literasi finansial, dan literasi kewargaan. Sebagai sebuah gerakan, keenam jenis literasi ini dikembangkan melalui tiga ranah, yaitu keluarga (Gerakan Literasi Keluarga), sekolah (Gerakan Literasi Sekolah), dan masyarakat (Gerakan Literasi Masyarakat).

Pedoman Penilaian dan Evaluasi Gerakan Literasi Sekolah


Gerakan Literasi Nasional (GLN) sebagai sebuah program bersama perlu dinilai dan dievaluasi sehingga bisa menjadi bahan evaluasi demi perbaikan dan apresiasi bagi penguatan dan dukungan
atas keberhasilan tiap-tiap pihak dalam mendukung GLN. Publik perlu mengetahui mekanisme, pendekatan, prinsip, metode, kriteria, dan indikator untuk menilai keberhasilan GLN di setiap ranah. Untuk itu, diperlukan pedoman penilaian dan evaluasi GLN. Pedoman penilaian dan evaluasi
ini bisa menjadi alat bagi setiap pelaku literasi untuk menilai keberhasilan program dan kegiatan literasi di tiap-tiap bidang.

Pedoman penilaian dan evaluasi GLN bertujuan untuk memperoleh informasi tentang tingkat keberhasilan dan keterlaksanaan program dan kegiatan literasi di tiap-tiap ranah sesuai dengan indikatorindikator keberhasilan yang telah ditetapkan. Pedoman ini menilai dan mengevaluasi keberhasilan GLN dalam mengembangkan kapasitas pelaku literasi (pengetahuan, pemahaman, dan keterampilan) pada ekosistem pendidikan nasional melalui Gerakan Literasi Sekolah (GLS), Gerakan Literasi Keluarga (GLK), dan Gerakan Literasi Masyarakat (GLM). Pedoman penilaian dan evaluasi GLN merupakan alat untuk mengukur dan menentukan keberhasilan pelaksanaan GLN sesuai dengan indikator yang telah ditentukan, serta dampak-dampak (impact) dan hasil (outcome) dari GLN. Penilaian bisa bersifat kuantitatif dan kualitatif. Untuk penilaian yang sifatnya kuantitatif diperlukan justifikasi penilai sesuai dengan data-data yang tersedia. Sementara itu, untuk penilaian yang sifatnya kualitatif diperlukan dialog dan komunikasi dengan pemangku kepentingan untuk menentukan nilai dalam skala penilaian yang ditentukan.

Pedoman ini memberikan panduan untuk mengukur keberhasilan program kebijakan GLN secara keseluruhan. Untuk mengetahui keberhasilan gerakan sebagai sebuah kebijakan, hal yang perlu dievaluasi adalah keseluruhan proses dan implementasi GLN, mulai dari pembuatan naskah kajian, buku panduan, modul pelatihan, metode dan mekanisme pelatihan calon pelatih, pedoman penilaian dan evaluasi, dan kegiatan pendampingan dan sosialisasi (diseminasi publik) atas kebijakan Gerakan Literasi Nasional.

Berikut merupakan Pedoman Penilaian dan Evaluasi Gerakan Literasi Sekolah

DOWNLOAD PEDOMAN PENILAIAN DAN EVALUASI GERAKAN LITERASI SEKOLAH

I Gusti Lanang Gede Putra Astawa, guru di SD Negeri 1 Semarapura Tengah, Kecamatan Klungkung, Kabupaten Klungkung, Bali


EmoticonEmoticon