Penggunaan Tanda Titik Koma Yang Benar

Penggunaan Tanda Titik Koma Yang Benar - Dalam Bahasa Indonesia, kita mengenal tanda titik koma (;). Tanda ini memiliki sedikit perbedaan dengan tanda titik dua (:), namun tanda titik koma memiliki fungsi yang berbeda. Berikut ini merupakan penggunaan tanda titik koma yang benar sesuai dengan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) terbaru.

Penggunaan Tanda Titik Koma Yang Benar

Tanda titik koma dapat dipakai sebagai pengganti kata penghubung untuk memisahkan kalimat setara yang satu dari kalimat setara yang lain di dalam kalimat majemuk.
Misalnya:

  1. Hari sudah malam; anak-anak masih membaca buku.
  2. Ayah menyelesaikan pekerjaan; Ibu menulis makalah; Adik membaca cerita pendek.

Tanda titik koma dipakai pada akhir perincian yang berupa klausa.
Misalnya:
Syarat penerimaan pegawai di lembaga ini adalah
(1) berkewarganegaraan Indonesia;
(2) berijazah sarjana S-1;
(3) berbadan sehat; dan
(4) bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Tanda titik koma dipakai untuk memisahkan bagian-bagian pemerincian dalam kalimat yang sudah menggunakan tanda koma.
Misalnya:
Ibu membeli buku, pensil, dan tinta; baju, celana, dan kaus; pisang, apel, dan jeruk.
Agenda rapat ini meliputi

  1. pemilihan ketua, sekretaris, dan bendahara;
  2. penyusunan anggaran dasar, anggaran rumah tangga, dan program kerja; dan
  3. pendataan anggota, dokumentasi, dan aset organisasi.
Demikianlah Penggunaan Tanda Titik Koma Yang Benar. Semoga menambah wawasan kita dalam membuat tulisan yang benar.

I Gusti Lanang Gede Putra Astawa, guru di SD Negeri 1 Semarapura Tengah, Kecamatan Klungkung, Kabupaten Klungkung, Bali


EmoticonEmoticon