Bilangan Prima

Apa Itu Bilangan Prima - Dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar, bilangan prima memegang peran yang sangat penting. Bilangan prima merupakan syarat dalam mencari Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK) dan Faktor Persekutuan Terbesar (FPB).


Namun, banyak siswa yang masih bingung dalam memahami bilangan prima. Salah satu contohnya adalah, apakah 1 termasuk bilangan prima? Sebagian besar siswa menganggap 1 merupakan bilangan prima. Hal ini disebabkan karena pengertian bilangan prima yang mereka ketahui adalah bilangan yang hanya dapat dibagi 1 dan dirinya sendiri.

Pengertian Bilangan Prima Yang Benar.

Jadi, apakah pengertian bilangan prima yang benar? Pengertian yang tidak membuat siswa bingung dalam menyebutkan contoh bilangan prima.

Matematika memang bukan ilmu hapalan. Agar bisa menentukan contoh-contoh bilangan prima, siswa lebih baik diajak melakukan penemuan langsung. Siswa diberikan tugas yang mengarah pada konsep bilangan prima.

Berikut merupakan langkah-langkah menanamkan konsep bilangan prima pada siswa dengan metode penemuan terbimbing.

Langkah 1
Jelaskan pada siswa konsep faktor. Faktor merupakan bilangan-bilangan yang bisa membagi sebuah bilangan.
Contoh 1 : Carilah faktor dari 12!
Cara mencari
Kita akan mencari dengan menuliskan hasil operasi yang menghasilkan 12.
Catatan:

  1. Proses menuliskan akan berhenti jika kita menemukan angka yang sudah ditulis.
  2. Proses menuliskan akan berhenti jika kita menemukan operasi angka kembar

Cara berikir : berapa x berapa menghasilkan 12.

  1. 1x12 menghasilkan 12
  2. 2x6 menghasilkan 12
  3. 3x4 menghasilkan 12 dan kita akan berhenti di sini. Kalau dilanjutkan maka akan didapat 4x3. Operasi 4x3 merupakan bentuk komutatif dari 3x4. Sehingga kita akan berhenti di 3x4.
Dari daftar perkalian tersebut dapat diurutkan faktor dari 12 adalah 1, 2, 3, 4, 6, dan 12.

Contoh 2 : carilah faktor dari 25!
Cara mencari
Cara berikir : berapa x berapa menghasilkan 25.

  1. 1x25 akan menghasilkan 25
  2. 2x- tidak ada perkalian 2 menghasilkan 25
  3. 3x- tidak ada perkalian 3 menghasilkan 25
  4. 4x- tidak ada perkalian 4 menghasilkan 25
  5. 5x5 mengahasilkan 25. Kita akan berhenti di 5x5. Karena kita menemukan perkalian kembar. 
Dari daftar tersebut dapat diurutkan faktor dari 25 adalah 1, 5, dan 25. (Catatan angka yang kembar cukup ditulis sekali)

Langkah 2
Mintalah siswa untuk mencari faktor bilangan 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, dan 10 dengan langkah tersebut di atas. Angka yang akan diperoleh siswa adalah sebagai berikut.

  1. Faktor 1 adalah 1
  2. Faktor 2 adalah 1, 2
  3. Faktor 3 adalah 1, 3
  4. Faktor 4 adalah 1, 2, 4
  5. Faktor 5 adalah 1, 5
  6. Faktor 6 adalah 1, 2, 3, 6
  7. Faktor 7 adalah 1, 7
  8. Faktor 8 adalah 1, 2, 4, 8
  9. Faktor 9 adalah 1, 3, 9
  10. Faktor 10 adalah 1, 2, 5, 10
Langkah 3
Suruh siswa mengelompokkan bilangan prima yang ditemukan. Kuncinya adalah BILANGAN PRIMA ADALAH BILANGAN YANG MEMILIKI 2 FAKTOR. Sehingga siswa akan memperoleh bilangan prima adalah 2, 3, 5, dan 7.

Keterangan
1 bukan bilangan prima karena hanya memiliki 1 faktor yaitu 1
4 bukan bilangan prima karena memiliki 3 faktor yaitu 1, 2, dan 4
6 bukan bilangan prima karena memiliki 4 faktor yaitu 1, 2, 3, dan 6
8 bukan bilangan prima karena memiliki 4 faktor yaitu 1, 2, 4 dan 8
9 bukan bilangan prima karena memiliki 3 faktor yaitu 1, 3, dan 9
10 bukan bilangan prima karena memiliki 3 faktor yaitu 1, 2, 5, dan 10

Langkah 4
Minta siswa untuk menemukan bilangan prima dari 11-30 dengan cara menuliskan faktornya.

Contoh Bilangan Prima di Bawah 100 
2, 3, 5, 7, 11, 13, 17, 19, 23, 29, 31, 37, 41, 43, 47, 53, 59, 61, 67, 71, 73, 79, 83, 89, dan  97
Demikianlah materi mengenai bilangan prima. Semoga bermanfaat.

I Gusti Lanang Gede Putra Astawa, guru di SD Negeri 1 Semarapura Tengah, Kecamatan Klungkung, Kabupaten Klungkung, Bali


EmoticonEmoticon