Syarat memperoleh Karpeg



Apa itu Karpeg?


Tentunya istilah karpeg atau kartu pegawai, tidak asing bagi orang yang memiliki profesi sebagai pengabdi pemerintah (pegawai negeri sipil). Karpeg merupakan kartu identitas bagi pegawai negeri sipil. Setiap PNS wajib memiliki selama dia masih aktif menjadi Pegawai Negeri Sipil.

Fungsi Karpeg

Karpeg memiliki fungsi sebagai identitas PNS sehingga setiap kegiatan administrasi kepegawaian yang memerlukan identitas pegawai yang sah wajib melampirkan fotocopy Karpeg ini. Kegiatan administrasi yang dimaksud adala kenaikan pangkat, kenaikan gaji berkala, pension, dll.

Cara memperoleh Karpeg

Untuk memperoleh Karpeg tidaklah sulit. Setiap PNS yang sudah memenuhi syarat untuk memperoleh Karpeg dapat dengan mudah untuk mengajukan syarat Karpeg ini ke PPK (Pejabat Pembina Kepegawaian) instansi masing-masing. Kemudian PPK tersebut akan mengajukan ke BKN. Setelah diproses BKN, Karpeg tersebut akan diberikan ke PNS yang mengusul melalui PPK.

Adapaun syarat yang harus dipenuhi untuk memperoleh Karpeg adalah sebagai berikut:
  1. Surat permohonan dari instansi perihal Karpeg ditujukan kepada Kepala BKN UP. Direktur Pengadaan & Kepangkatan ASN di Jakarta (Dibuat oleh biro kepegawaian instansi masing-masing)
  2. Foto copy SK CPNS yang sudah dilegalisir
  3. Foto copy SK PNS yang sudah diegalisir
  4. Foto copy STPPL (Ijazah Diklat Prajabatan) yang sudah dilegalisir
  5. Foto dengan ukuran 3 x 4 sebanya 2 lembar
Bagaimana kalau Karpeg hilang?

Mengingat pentingnya Karpeg tersebut, maka hendaknya setiap PNS bisa menyimpan dangan baik Karpeg yang dimilikinya. Namun seandainya Karpeg yang dia miliki hilang, maka PNS tersebut bisa mengajukan usul mempeoleh karpeg seperti syarat di atas ditambah dengan melampirkan surat keterangan kehilangan dari kepolisian.

Sumber : bkn.go.id

No comments

Theme images by enjoynz. Powered by Blogger.